Terduga Teroris Dibekuk sebelum Presiden Tiba, Bandara Aman

Selasa, 19 September 2017 – 05:51 WIB
Barang bukti diamankan pihak kepolisian dari terduga teroris yang tertangkap jelang kedatangan Presiden Jokowi ke Lapangan Udara Cakrabuana, Penggung, Kota Cirebon, Senin (18/9). Foto: Kasatreskrim Cirebon for Radar Cirebon

jpnn.com, CIREBON - Polisi menangkap seorang terduga teroris ditangkap di area luar Bandara Cakrabuana (Penggung), Kota Cirebon, Jabar, beberapa jam sebelum kedatangan Presiden Jokowi, kemarin..

Lokasi penangkapan terduga teroris di wilayah luar Bandara Cakrabuana Cirebon. Hal tersebut dipastikan oleh Kepala Bandara Cakrabuana Cirebon, Capt Mark Ferdinan SE saat ditemui tadi malam.

BACA JUGA: Terduga Teroris Dibekuk sebelum Presiden Jokowi Mendarat

Menurutnya, pihak bandara ditambah pengamanan dari TNI dan Paspampres sudah melakukan proses sterilisasi lingkungan bandara sejak tiga hari jelang kedatangan Presiden.

Sehingga tidak mungkin orang asing atau pelaku teroris bisa mendekat ke bandara. Dia pun memastikan tidak ada bom molotov ataupun bahan peledak lainnya yang ditemukan oleh pihak kepolisian di dalam areal bandara.

BACA JUGA: Pastikan Bandara Cakrabhuana Cirebon Aman

“Saya pastikan bandara dalam situasi aman, tidak ada penemuan bom molotov ataupun peledak di dalam area bandara. Tidak sembarangan orang bisa masuk ketika ada tamu VVIP datang. Jangankan orang asing, saya yang setiap hari masuk sini saja ditanya-tanya oleh penjaga. Kalau pun ada bom molotov, dan itu di luar bandara, bukan kewenangan kami. Saya pastikan bandara aman,” imbuhnya.

Dijelaskannya, jika ada bom di areal bandara otomatis pihak pengamanan akan menbatalkan jadwal kedatangan Presiden ke Cirebon.

BACA JUGA: Simak Nih, Komentar Pak Jokowi soal Pemutaran Film G30S/PKI

“Sama sekali tidak ada perubahan jadwal. Semuanya sesuai dengan rundown yang sudah disusun. Kedatangan presiden pun tidak mengalami perubahan,” katanya.

Senada dikatakan Danlanud Sugiri Sukani, Letkol Nav Rano Kristiyono ST. Dia mengatakan saat ini tidak ada peningkatan pengamanan ataupun status pengamanan ditambah.

Menurutnya, untuk pengamanan Presiden sudah menggunakan sistem pengamanan yang paling ketat.

“Ini yang harus diluruskan, tidak ada bom di bandara. Saya sudah pastikan, bahkan saya sudah langsung kontak pihak kepolisian. Kalau di luar sana, saya tidak tahu. Tapi yang pasti di sini (di dalam area bandara) tidak ada,” tuturnya.

Dari informasi yang ia terima, saat ini pihak kepolisian sedang mengambangkan kasus tersebut. Pihaknya pun meminta masyarakat menunggu dan tidak langsung memakan informasi secara mentah-mentah serta tidak berspekulasi lebih jauh lagi hingga membuat keresahan di masyarakat.

“Nanti kita sama-sama tunggu rilis dari kepolisian. Saya tidak tahu yang ditangkap sore tadi itu terduga teroris dari jaringan mana, sasarannya siapa dan apakah yang bersangkutan bawa bom atau tidak. Tapi secara logika, sangat tidak mungkin kalau ada bom di dalam bandara. Apalagi isunya bom itu sudah ditanam, nanamnya bagiamana,” ungkapnya. (arn/dri/bae)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kantor LBH Jakarta Dikepung Massa, Begini Respons Pak Jokowi


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler