Terjunkan Densus 88 Ungkap Penembakan Bireun

Jumat, 04 April 2014 – 13:52 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Markas Besar Kepolisian RI diterjunkan ke Nangroe Aceh Darussalam untuk membantu mengungkap serentetan kasus penembakan yang marak terjadi di sana. Terakhir penembakan itu terjadi di Desa Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin (31/3) sekira pukul 21.30.

Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Badrodin Haiti menjelaskan kasus penembakan itu saat ini masih terus diselidiki. "Sedang diturunkan Tim Densus kesana untuk mengungkap kasus ini," kata Badrodin kepada wartawan usai Salat Jumat di Mabes Polri.

BACA JUGA: Dokter PTT Maksimalkan Pelayanan Kesehatan

Menurut Badrodin, sampai saat ini belum ada rencana penambahan kekuatan Polri lagi di Aceh, mengingat maraknya penembakan jelang pemilu.

"Sementara di sana sudah ada Detasemen Brimob, Densus dan tim lain kita," kata bekas Kepala Badan Pemelihara Keamanan Mabes Polri ini.

BACA JUGA: Mayoritas TKI Asal Sinjai Ilegal

Seperti diberitakan, sebuah minibus yang membawa 12 penumpang, tiba-tiba ditembak orang tak dikenal di Desa Geulanggang Teungoh, Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Aceh, Senin (31/3) sekira pukul 21.30.

Akibatnya, tiga orang tewas dan satu lainnya kritis. Mirisnya lagi, dari tiga korban tewas itu salah satunya adalah bocah berusia 1,8 tahun bernama Khairil Anwar. Satu lainnya adalah seorang perempuan berusia 19 tahun Azilawati serta seorang pria berusia 26 tahun Zuwaini. Satu korban kritis bernama Fahrurazi, 25.

BACA JUGA: 48 Kekerasan, 6 Warga Tewas

Namun, Mabes Polri membantah penembakan ini terkait politik atau kampanye pemilu meski di minibus itu terdapat foto caleg partai lokal. Di Tempat Kejadian Perkara ditemukan delapan selongsong peluru. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketua Pansus Minta Honorer K2 Bodong Diproses Hukum


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler