Terlibat Pembunuhan Pastor, Bekas Anggota Legislatif Peluk Alkitab Saat Digiring Polisi

Sabtu, 14 Agustus 2021 – 17:17 WIB
Ekspresi anggota kongres Brazil Flordelis de Souza, saat menceritakan suaminya, pastor Anderson do Carmo yang ditembak 30 kali di rumahnya, di Brasilia, 25 Juni 2019. Foto: ANTARA/Agencia Brasil/HO via Reuters

jpnn.com, RIO DE JANEIRO - Flordelis dos Santos de Souza, mantan anggota kongres Brasil, ditangkap pada Jumat (13/8) malam setelah kekebalan hukumnya sebagai anggota parlemen dicabut.

Flordelis dituduh terlibat dalam kasus pembunuhan suaminya, pastor Andersen do Carmo, pada Juni 2019 bersama 10 tersangka lain.

BACA JUGA: Ini Kabar Terbaru soal Kasus Pembunuhan Wanita Terbungkus Karung di Cakung

Carmo ditembak 30 kali di garasi rumah mereka.

Namun, posisi Flordelis sebagai wakil federal dari Negara Bagian Rio de Janeiro, telah melindunginya dari tuntutan hukum.

BACA JUGA: Pembunuhan Terapis Bekam, Tersangka Mengira Sudah Aman, Ternyata Tangan Korban Menyembul

Pada Rabu (11/8), majelis rendah Brasil melakukan pemungutan suara untuk memecat dia dari jabatannya.

Segera setelah itu, seorang jaksa memerintahkan penangkapan Flordelis atas permintaan jaksa penuntut umum.

BACA JUGA: Asep Setiawan Ditangkap, Buronan Kasus Pembunuhan Itu Ambruk Ditembak Polisi

Pengacara Flordelis, Anderson Rollemberg, mengkritik penangkapan tersebut dan berjanji akan mengajukan banding pada Senin (16/8) pagi.

"Betul-betul sewenang-wenang," tulis sang pengacara lewat WhatsApp. "Dia mengikuti semua dengar pendapat dan dia memakai gelang kaki."

Kasus Flordelis menghebohkan Brasil karena sejumlah alasan, termasuk profilnya yang tidak biasa.

Flordelis, mantan pastor evangelis dan penyanyi, menjadi terkenal setelah mengadopsi puluhan anak yang kurang beruntung, namun beberapa dari mereka menuduhnya menjalankan organisasi mirip sekte.

Pembunuhan brutal terhadap suaminya terjadi di negara bagian tempat kelompok-kelompok kejahatan terorganisasi dan makelar kekuasaan menjalin hubungan dekat dalam beberapa tahun terakhir.

Polisi menduga pembunuhan Carmo terjadi di tengah perebutan kekuasaan dalam keluarga yang berpengaruh.

Gambar-gambar televisi pada Jumat malam memperlihatkan polisi Rio de Janeiro mengawal Flordelis, yang memeluk sebuah Al Kitab, dari rumahnya ke mobil polisi. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler