Ternyata Pelaku Bom Madinah itu Pecandu Narkoba

Sabtu, 09 Juli 2016 – 22:38 WIB
Pelaku bom di Madinah Naer Moslem Hammad Al Balawi. Foto: dunyanews.tv

jpnn.com - RIYADH— Naer Moslem Hammad Al Balawi, pelaku bom di Madinah ternyata sudah memiliki rekam jejak yang buruk. Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi dan kepolisian mengungkapkan dia adalah seorang pecandu.

"Pelaku punya catatan buruk di kepolisian sebagai pengguna narkoba," terang Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi kemarin.

BACA JUGA: Inilah Pelaku Bom di Madinah

Pemuda 26 tahun itu melancarkan aksinya sendirian pada Senin waktu setempat (4/7). Sebelumnya, pelaku melakukan beberapa kali perjalanan ke mancanegara. Tidak jelas apakah kepergiannya itu berkaitan dengan aksi keji yang menewaskan empat petugas keamanan, Senin lalu itu.

Al Balawi meledakkan diri sesaat setelah menyeberangi area parkir. Dia menuju pintu masuk masjid ketika beberapa petugas keamanan mencegatnya.

"Saat itulah dia meledakkan diri," terang kementerian seperti dilansir kantor berita SPA.

BACA JUGA: Warga Singapura Sempat Khawatir, Dikira Ada Aksi Teroris

Selain mengungkap identitas pengebom, pemerintah memublikasikan nama pelaku yang meledakkan diri di sebuah masjid Syiah di Kota Qatif Senin lalu.

"Serangan itu dilancarkan tiga teroris. Salah satunya Abderrahman Saleh Mohammed Al Amr," lapor media Saudi.

BACA JUGA: Perampok Gasak Bank Standard Chartered di Singapura

Pria 23 tahun itu bukanlah warga Saudi. Namun, pemerintah tidak menyebutkan negara asal si pengebom. Jika sebelumnya tertulis bahwa bom Qatif dilancarkan satu orang, pemerintah meralatnya. Sebab, ada tiga jasad lain yang ditemukan polisi di lokasi ledakan.

Tiga jasad itu berada dalam kondisi mengenaskan. Selain Al Amr, dua pengebom yang lain diidentifikasi sebagai Ibrahim Al Omar dan Abdulkarim Al Husni. Beberapa saksi mata juga mengaku mendengar lebih dari satu ledakan.

Tidak hanya memublikasikan identitas para pengebom, kementerian juga melaporkan bahwa polisi telah mengamankan 19 tersangka. Mereka diduga terlibat dalam tiga insiden maut yang menuai kecaman dunia tersebut.

 "Sebanyak 12 tersangka adalah warga negara Pakistan," lapor kementerian. Penangkapan itu merupakan hasil dari serangkaian razia yang dilakukan aparat di beberapa kota di Saudi.

"Serangan ini justru akan meningkatkan rasa solidaritas kita dan membuat kita semakin kuat," terang Menteri Dalam Negeri Mohammed bin Nayef. Sejauh ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab. (AFP/Reuters/BBC/hep/c10/kim/flo/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sniper Penembak Polisi Itu Seorang Veteran AD


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler