Terungkap, Ini Cita-Cita Mulia Albar Mahdi setelah Lulus dari Gontor, Salut!

Minggu, 11 September 2022 – 13:35 WIB
Ibunda Albar Mahdi, Siti Soimah, saat menunjukkan piagam penghargaan sang anak semasa hidup. Foto: Cuci Hati/jpnn.com

jpnn.com, PALEMBANG - Tak hanya cerdas, Albar Mahdi yang meninggal karena diduga dianiaya di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Selasa (22/8) mempunyai cita-cita yang sangat mulia.

Putra sulung pasangan suami istri (pasutri) Didi dan Siti Soimah itu ingin mengabdikan diri di Gontor seusai lulus nanti.

BACA JUGA: Ditanya Penyebab Kematian Albar Mahdi, Pimpinan Gontor: Bukan Urusan Saya

"Sebelum wafat, Aak, panggilan Albar Mahdi, bilang seusai lulus belum mau balik ke Palembang. Dia mau mengabdi di Gontor," ungkap Soimah di kediamannya di Jalan Mayor Zein, Lorong Sukarame, Kecamatan Kalidoni Palembang, beberapa hari lalu.

Soimah mengungkapkan putra kebanggaannya itu ingin memperbaiki sistem di pondok tersebut.

BACA JUGA: Lihat, Pimpinan Ponpes Gontor Berziarah ke Makam AM Putra Sulung Soimah

"Kemarin waktu Aak berceloteh ingin memperbaiki sistem di Pondok, saya belum paham. Sistem yang seperti apa yang dia maksud," ucap Soimah.

Saat ini, dia menyadari anaknya ingin memperbaiki sistem agar tidak terjadi kekerasan di lembaga pendidikan serta pengalihan pengasuhan dan pengawasan kepada senior.

BACA JUGA: Pimpinan Ponpes Gontor Berkunjung, Soimah Melanjutkan Proses Hukum

"Aak ingin di lembaga pendidikan tidak terjadi kekerasan. Dia juga ingin memperbaiki pengalihan pengasuhan dan pengawasan kepada senior," tuturnya.

Soimah dan Didi tidak pernah menyangka putranya itu akan mengembuskan napas terakhir secara tragis di pondok tempat dia menimba ilmu.

Pihak keluarga juga menyesalkan sikap Ponpes Gontor yang diduga menutupi peristiwa sebenarnya. 

"Awalnya, Aak dikatakan meninggal karena sakit. Ketika kami memaksa untuk membuka jenazah, terdapat luka lebam-lebam di dada Aak. Jadi, pihak ponpes terkesan menutup-nutupi," ucapnya.

Soimah lalu mengadukan peristiwa tersebut kepada pengacara kondang Hotman Paris Hutapea yang kebetulan sedang berkunjung ke Kota Palembang pada Minggu (28/8).

"Seusai ada pengaduan tersebut, barulah pihak pondok mengklarifikasi dan mengatakan bahwa Aak meninggal akibat dianiaya," ungkapnya.

Terkait kunjungan pimpinan Ponpes Gontor beserta rombongan yang datang berziarah dan berkunjung ke kediamannya pada Jumat (9/9) lalu, Soimah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak ponpes yang berziarah ke makam anak saya, Albar Mahdi, dan bertakziah bersama saya dan keluarga besar," ucapnya.

Soimah mengetahui pihak ponpes beserta rombongan datang untuk menghibur dan mengucapkan belasungkawa.

"Saya tahu niat baik mereka, Namun, karena peristiwa ini sudah sampai ke ranah hukum, saya tetap melanjutkan proses hukum ini untuk menuntut keadilan yang sesungguhnya untuk Albar Mahdi," terangnya.

"Saya juga akan menuntut kepada pihak yang mencoba menghilangkan bukti-bukti, menutupi peristiwa penganiayaan yang merenggut nyawa anak saya secara tragis," ucapnya. (mcr35/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Cuci Hati

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler