Tidak Jadi Curhat ke Presiden

Rabu, 11 Februari 2009 – 09:40 WIB
PERSEMBAHAN UNTUK PERS- Tukul Arwana dalam acara Bukan Empat Mata Edisi Hari pers Nasional yang di selenggarakan di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (9/2) Malam. dalam acara tersebut hadir sebagai sebagai bintang tamu Chairman Jawa Pos Grup Dahlan Iskan, Luna Maya, Olga Syahputra. Foto : Fedrik Tarigan/Nonstop
JAKARTA-  Artis cantik, Luna Maya, gagal curhat kepada Presiden SBY terkait cara kerja dari sebagian pekerja infotainment yang dianggapnya sangat menggangguDia hanya bisa berjabat tangan, sekaligus dengan ibu Ani Yudhoyono yang menonton langsung syuting Bukan Empat Mata dalam rangka Hari Pers Nasional di Tennis Indoor, Senayan, Senin (09/02) malam.
     
Bukannya berkeluh kesah, Luna justru banyak bercanda bersama Chairman Jawa Pos, Dahlan Iskan, Menkominfo M Nuh, Meutya Hafidz dan Olga Syahputra yang menjadi bintang tamu acara tersebut

BACA JUGA: Abadikan Istilah BBM


     
Tukul Arwana, sang presenter, yang memandu acara yang disiarkan di Trans7  (Selasa, 10/02) malam itu sebenarnya sudah memberikan kesempatan kepada Luna Maya untuk bicara

     
Luna diminta untuk memberikan komentar tentang kebebasan pers atau kinerja wartawan saat ini

BACA JUGA: Rajin Komunikasi Lancar Berbahasa Inggris

"Saya merasakan bahwa sekarang ini semakin banyak media sehingga mendapat banyak informasi," akunya yang diberitakan tengah menjalin kasih dengan Ariel Peterpan itu

     
Selain itu, kata Luna, karirnya, baik sebagai pemain film, presenter, atau pun bintang iklan, sangat membutuhkan publikasi gratis dari media

BACA JUGA: Kolaborasi Dua Generasi Kuasai Grammy

Maka, semakin banyak media semakin baik"Ya walau pun kadang ada pemberitaan miring, sepihak, bumbu-bumbu sensasional, gossip-gosip lah," terus pemain film Asmara Dua Diana itu.

Tukul kemudian mencoba mempertegas pernyataan Luna agar lebih spesifikDia bertanya kepada Dahlan Iskan soal adakah batasan dalam memberitakan hal-hal pribadi"Sebetulnya adaTapi awalnya ada yang senang begitu, jadi ketika diberitakan seperti itu, artisnya senang tuh," jawabnya.
     
Lalu, Tukul bertanya lagi kepada Luna, apakah sejauh ini bisa menerima kinerja wartawan, khususnya infotainment, yang memberitakan hal pribadi darinya"Sejauh ini masih dalam koridor amanSaya ada juga bersahabat dengan teman-teman wartawan, tapi saat bersahabat itu tidak lihat profesi dia," ungkapnya.
     
Pertanyaan lain adalah soal istilah wartawan bodrekKebetulan, Tukul merasa sering didatangi wartawan seperti itu dan sekalian mengadukannya kepada Dahlan yang dalam acara tersebut diplot sebagai tokoh pers nasional"Ya, itu dibilang wartawan beneran juga tidak, dibilang bukan wartawan juga tidakItu biasanya yang merusak citra wartawanSekarang tinggal menunggu kedewasaan masing-masing institusiSejak diberlakukan kebebasan pers, kedewasaan itu memang mulai tumbuh, tapi masih butuh waktu," ulasnya.(gen)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Mau Gila Dikejar Obsesi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler