Tidak Terima Ibu Dicekik dan Hendak Ditusuk, Adik Pukul Kepala Abang Kandung hingga Tewas

Jumat, 12 Maret 2021 – 01:26 WIB
Polsek Siborongborong mengamankan SN (18) tersangka pembunuhan abang kandungnya Ambronsus Nababan (34). (ANTARA/HO)

jpnn.com, MEDAN - Kepolisian Sektor Siborongborong Kepolisian Resor Tapanuli Utara mengamankan SN (18), tersangka pembunuhan terhadap abang kandungnya sendiri, Ambronsus Nababan (34), di Desa Paniaran, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut).

Kapolres Tapanuli Utara Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Saleh melalui Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Polres Tapanuli Utara Aiptu W. Baringbing membenarkan peristiwa pembunuhan tersebut.

BACA JUGA: Orang Tua Diska Putri Minta Pelaku Pembunuhan Dihukum Mati

Dia menyebutkan, tersangka diduga membunuh korban dengan menggunakan kayu yang diambil dari samping rumahnya, lalu memukul di bagian kepala abangnya tersebut sebanyak enam kali hingga tewas di tempat kejadian.

"Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Rabu (10/3) sore sekitar pukul 18.30 WIB," ujar Baringbing, Kamis (11/3).

BACA JUGA: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sadis Yan Saputra, Oh Ternyata

Dia menjelaskan, saat itu korban Ambronsus marah-marah tanpa sebab mendatangi ibunya, Fine Tampubolon (61), ke rumahnya di Desa Paniaran.

Waktu itu di rumah sedang ada dua orang adiknya, yakni tersangka SN, dan Suheri Nababan (22).

BACA JUGA: Usai Bunuh Adik Kandung, Si Kakak Membasuh Muka, Tangan, Kaki dan Kemudian Mengaji

Korban tidak peduli dengan dua adiknya. Korban langsung mencekik leher ibunya dan hendak menusuk dengan gunting yang sudah dipersiapkan.

Melihat hal tersebut, Suheri mengamankan korban dan mengevakuasi ibunya ke luar rumah.

"Namun korban masih berusaha untuk mengejar ibunya, sehingga tersangka tidak terima dan memukul kepala korban dengan kayu," katanya.

Setelah korban tewas di tempat, tersangka langsung menyerahkan diri ke Polsek Siborongborong.

Kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan barang bukti, serta membawa korban ke rumah sakit untuk divisum. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mengeklaim Bisa Atur TNI dan Polri, Oknum Ormas di Garut Diciduk, Nasibnya?


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler