Presiden Jokowi: Tiga Hal Fundamental Ini Kunci Akselerasi Pemulihan di Kawasan IMT-GT

Kamis, 10 November 2022 – 23:41 WIB
Presiden Jokowi saat menghadiri pertemuan KTT ke-14I IMT-GT yang berlangsung di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11). Foto: Dokumentasi Humas Kemenko Perekonomian

jpnn.com, PHNOM PENH - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan tiga hal fundamental sebagai kunci akselerasi pemulihan di kawasan Indonesia – Malaysia – Thailand Growth Triangle (IMT-GT).

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-14I IMT-GT di sela-sela rangkaian KTT ASEAN di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (10/11).

BACA JUGA: Menko Airlangga Hartarto Paparkan Kesiapan Indonesia Menjadi Ketua ASEAN 2023

“Perlu dilakukan tiga hal dalam akselerasi pemulihan ekonomi di kawasan, yaitu membangkitkan dan memulihkan sektor pariwisata sub-kawasan, mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure dan mewujudkan ekonomi sub-kawasan yang hijau dan berkelanjutan,” ungkap Presiden Jokowi pada kesempatan tersebut.

Di tengah ketidakpastian global saat ini, KTT IMT-GT tahun ini dianggap krusial.

BACA JUGA: Menko Airlangga Sebut Big Data Mendukung Capaian Pembangunan Nasional yang Inklusif

Para pemimpin negara mengapresiasi upaya kolektif untuk memperkuat kerja sama dan mencatat bahwa selama periode 2014-2021, GDP IMT-GT meningkat sebesar 39 persen, bahkan di masa pandemi.

Presiden Jokowi menekankan tiga hal fundamental yang perlu dilakukan dalam konteks pemulihan pembangunan.

BACA JUGA: Menko Airlangga-Dubes Korsel Bertemu, Bahas Kerja Sama Ekonomi Digital

Pertama, membangkitkan sektor pariwisata sub-kawasan.

“Saya kira ini sangat mendesak, karena pariwisata kita turun drastis hingga di atas 90 persen dalam dua tahun terakhir,” jelasnya.

Presiden Jokowi juga menyampaikan arahan untuk melakukan akselerasi teknologi digital dalam pemasaran dan pengembangan wisata halal di sub-kawasan.

“Target kita menjadi global halal hub dengan nilai pasar USD 7 triliun pada tahun 2030,” sebut Jokowi.

Hal kedua yang disampaikan Presiden Joko Widodo, yaitu mempercepat pembangunan hard dan soft infrastructure.

“Infrastruktur fisik dan sumber daya manusia adalah pilar pembangunan. Keduanya tidak bisa dipisahkan, harus saling melengkapi,” ungkap Kepala Negara.

Hal penting ketiga menurut Presiden Jokowi, yakni mewujudkan ekonomi sub-kawasan yang hijau dan berkelanjutan.

Pasalnya, ekonomi hijau adalah masa depan perekonomian Indonesia.

"Perlu dilakukan percepatan transisi energi bersih, pengembangan lapangan kerja dan investasi energi terbarukan serta mempercepat implementasi Kerangka Pembangunan Kota Hijau 2019-2036,” pungkas Presiden Jokowi.

Forum KTT IMT-GT mengesahkan dua dokumen, yakni IMT-GT Leaders’ Joint Statement dan IMT-GT Implementation Blue Print 2022-2026 serta mendukung dua inisiatif, yaitu IMT-GT 30th Anniversary Celebration dan IMT-GT Visit Year 2023-2025. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler