Tiga Kapal Perang Merapat di Teluk Bayur, Ada Apa?

Jumat, 15 Mei 2015 – 07:17 WIB

jpnn.com - PADANG - Tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) telah sandar di dermaga Teluk Bayur, sekitar pukul 13.00 WIB, kemarin (14/5). Ketiga kapal itu adalah, KRI Pati Unus 384, KRI Wiratno 379, dan KRI Surabaya 591.

Ketiga KRI tersebut hadir di Sumbar selain operasi penegakan kedaulatan dan hukum di perairan pantai barat Sumatera dan sekitarnya, juga memfasilitasi kegiatan Presiden RI Joko Widodo yang rencananya berkunjung ke Sumbar.

BACA JUGA: Larangan Mandi di Sungai tak Digubris, Mahasiswi Cantik Tewas Tenggelam

Komandan KRI Surabaya Letkol (P) Wawan Trisatya Admaja mengatakan KRI Surabaya merupakan kapal perang jenis landing platform dock (LPD) yang diproduksi oleh galangan kapal Daesun Shipbuildings & Engineering Co. Ltd, Korea Selatan.

"Pembuatannya tahun 2005 dan mulai resmi bertugas dalam jajaran armada TNI AL pada 2008. Saya baru menjadi kaptennya awal tahun ini," ungkap Wawan kepada Padang Ekspres (Grup JPNN) di Pelabuhan Teluk Bayur, kemarin.

BACA JUGA: Nahas, Gara-gara Buang Air Kecil Sembarangan Tewas Seketika

KRI Surabaya 591 memiliki fungsi sebagai kapal komando serta kapal bantu angkut personel dan material tempur.

Kapal ini memiliki panjang 122 meter, lebar 22 meter dan berat 7.800 ton. Untuk persenjataannya, kapal ini dibekali sebuah meriam boffors 40 mm, 4 pucuk meriam oerlikon 20 mm serta 2 pucuk senjata anti serangan udara.

BACA JUGA: Pengunggah Kisah Pak Dul pun tak Mengira jadi Heboh seperti Ini

"Sebenarnya fungsinya sebagai kapal penumpang dan VIP. Jenisnya kapal markas dan ada dua helikopter. Kecepatan kapal ini bisa mencapai 17 knot," ujarnya.

Dia menyampaikan, bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke KRI Surabaya, bisa datang ke Pelabuhan Teluk Bayur.

"Kami senang bisa datang di sini, datang dengan selamat. Mudah-mudahan bisa diterima masyarakat. Biar masyarakat tahu jika Indonesia punya kapal segede ini," ucapnya. (cr5)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ketika Tukang Becak Penambal Jalan Berlubang itu Kehilangan Palu...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler