Tiga Mahasiswa Indonesia Masih Tertahan di China, Belum Diketahui Kondisinya Terkini

Selasa, 18 Februari 2020 – 09:17 WIB
Ilustrasi paspor. Foto: Radar Tarakan/JPNN

jpnn.com, LAMONGAN - Tiga mahasiswa asal Lamongan, Jatim yang tugas belajar di China, hingga saat ini masih belum bisa pulang ke tanah air.

Ketiga mahasiswa ini menuntut ilmu di beberapa kota di universitas di China. Mereka adalah Khumaidi Sahid, warga Desa Payaman, Miftakhul Ridwan Hakim, warga Desa Bojoasri Kecamatan Kali Tengah dan Iffah MaShumah Fasya, warga Desa Bulu Brangsi Kecamatan Laren.

BACA JUGA: Wabah Virus Corona: Ada yang Tega Tipu Pembeli Masker Hingga Rp 200 Juta

Karena itu Bakesbangpol Kabupaten Lamongan terus memonitor kondisi ketiganya bekerja sama dengan pihak Bakesbangpol Jawa Timur.

Bakesbangpol Kabupaten Lamongan sendiri baru mengetahui satu mahasiswa saja yang belum diperbolehkan pulang yaitu Khumaidi Sahid yang pada saat pemulangan kemarin kondisi badannya kurang fit.

BACA JUGA: Profesor di Universitas Airlangga Temukan Vaksin Virus Corona

"Sedangkan dua mahasiswa yaitu Miftakhul Ridwan Hakim dan Iffah Mashumah Fasya belum diketahui alasan belum pulang," ujar Hari Agus Sekretaris Bakesbang Pol Kabupaten Lamongan.

Menurut Agus, tadinya jumlah mahasiswa Lamongan di China sebanyak 16 orang. Kemudian sebanyak 13 mahasiswa sudah pulang duluan ke tanah air. Tiga lainnya masih bertahan.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Menteri Ini tak Akan Kena Reshuffle, Malangnya Nasib PPPK

"Kami terus melakukan kontak dengan pihak terkait untuk mencari informasi alasan ketiga mahasiswa asal Lamongan ini belum pulang," pungkas Agus.(end/pojokpitu/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler