Tiga Tempat Ini Terancam Terisolir Akibat Jembatan Rusak

Kamis, 10 November 2016 – 10:14 WIB
Ilustrasi jembatan rusak. Foto: dok.JPG

jpnn.com - KEDIRI--Kehidupan dan aktivitas warga di tiga desa di Kediri, Jawa Timur menjadi terganggu.

Ini akibat rusaknya jembatan yang berada di Desa Kedak Kecamatan Semen.

BACA JUGA: Eits! Masuk Penjara, Harus Pakai Sandal Jepit

Rusaknya jembatan tersebut akibat fondasi jembatan yang tergerus dan ambrol.

Padahal fondasi jembatan tersebut baru dibangun tahun 2001 lalu.

BACA JUGA: Puting Beliung Serbu Ledokombo

Ambrolnya fondasi  Kediri, berdampak pada kehidupan warga sekitar, seperti Desa Gethuk dan Pagung.

Pasca ambrol, kendaraan roda empat dilarang melintas dengan alasan keamanan.

BACA JUGA: Selalu Pakai Kondom, Suami Ogah Akui Anak Bungsu

Warga yang setiap hari melintasi jembatan tersebut harus memutar balik sejauh hampir 5 kilometer.

Wakil Bupati Kediri, Masykuri, yang meninjau lokasi jembatan mengatakan, di Desa Kedak sendiri terdapat dua titik plengsengan yang ambrol.

Selain akibat tergerus aliran air sungai, ambrolnya fondasi jembatan juga diakibatkan maraknya penambang pasir yang tak beraturan.

Sesuai data BPBD Kabupaten Kediri, terdapat 3 jembatan barat sungai yang mengalami kerusakan, yakni dua titik di Kecamatan Semen serta satu titik di Kecamatan Mojo.

Pihaknya akan melakukan pengukuran terhadap jembatan yang rusak, untuk dianggarkan dalam APBD 2017 mendatang.

"Namun untuk pembangunannya, pemerintah akan mendahulukan jembatan Desa Kedak, karena merupakan jalur utama menuju tiga desa," ujar Hari Wahyu, Kepala BPBD Kabupaten Kediri.

Diketahui, jembatan tersebut baru direnovasi pada 2001 silam dengan menitik beratkan pada penguatan fondasi saja.

Pemerintah akan berupaya melakukan perbaikan terhadap jembatan dengan menggunakan anggaran dari perubahan anggaran keuangan (PAK) yang rencananya akan disahkan pada akhir November ini.(end/flo/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Polda Papua Barat Pasang Police Line di Tambang Emas


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler