Tiket Masuk TN Pulau Komodo Bernilai Rp 3,75 Juta, Begini Perinciannya

Selasa, 12 Juli 2022 – 08:58 WIB
Kawasan Taman Nasional Komodo. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Koordinator Pelaksana Program Konservasi Taman Nasional Komodo (TNK) Caroline Noge menjelaskan mengenai wacana tarif masuk ke TNK sebesar Rp 3,75 juta.

Menurut Caroline, biaya tersebut bukan hanya sebagai tiket masuk melainkan pemberlakuan kompensasi jasa konservasi dari ekosistem yang berkurang setiap adanya kedatangan.

BACA JUGA: Bukan Tiket Masuk Taman Nasional Komodo yang Naik, Tetapi

Dia menjelaskan jasa ekosistem sendiri adalah berkurangnya ketersediaan air, oksigen sampah yang dihasilkan, hingga limbah polusi.

“Jadi, Rp 3,75 juta berdasarkan hasil kajian yang kami tuangkan menjadi upaya-upaya konservasi,” ucap Caroline di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta, Senin (11/7).

BACA JUGA: Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Melonjak, Pemprov NTT Beri Penjelasan Begini

Dia memerinci secara umum ada 4 upaya konservasi yang dilakukan oleh pihaknya dan pihak Balai TNK.

Yang pertama, yakni penguatan kelembagaan dengan melakukan di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Tiket Wisata Pulau Komodo Bakal Dipatok Rp 3,75 Juta Per Orang, Ini Alasannya

Penguatan kelembagaan juga disertai pemberdayaan SDM wisatawan yang bakal dilatih selam hingga membuat peta.

Biaya itu juga mencakup pengamanan dan pengawasan dengan upaya patroli bersama masyarakat setempat di sekitar Taman Nasional Komodo (TNK).

“Patroli apa saja? Terkait pencegahan kebakaran, mencegah tindakan pidana seperti ilegal fishing dan perburuan liar yang marak terjadi. Ada patroli rutin insidentil yang harus dilakukan,” jelasnya.

Menurut Caroline, masyarakat juga bakal diberdayakan dengan adanya program pembuatan suvenir yang akan diberikan kepada pengunjung atau wisatawan.

Artinya, setiap pengunjung akan mendapatkan suvenir hasil kerajinan tangan masyarakat setempat.

Yang terakhir, adanya pemberdayaan wisata alam salah satunya yang sudah dilaksanakan, yakni digitalisasi manajemen kunjungan.

“Biaya konservasi ini akan diberikan melalui aplikasi yang sudah ada karena merupakan aplikasi Pemprov NTT. Di dalamnya ada fitur reservasi daring yang rencananya akan meluncurkan dan diberlakukan Agustus nanti,” papar Caroline. (mcr4/jpnn)


Redaktur : Friederich Batari
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler