Tikungan Maut Muaradua-Ranau Kembali Menelan Korban, Hasanudin Tewas Mengenaskan

Kamis, 08 Desember 2022 – 20:55 WIB
Polisi melakukan olah TKP. Ilustrasi. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, MUARADUA - Tikungan maut di jalan Muaradua-Ranau, tepatnya di wilayah Lingkungan 9, tak jauh dari Kantor KPUD OKU Selatan, Kecipung, Kecamatan Muaradua, kembali menelan korban.

Hasanudin, 21, warga Dusun 8, Desa Mehanggin, Kecamatan Muaradua, ditemukan tewas terlungkup di semak-semak oleh warga, pada (8/12) pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut di Malam Minggu, Habib Tabrani Tewas Terlindas Bus

Satlantas Mapolres OKU Selatan menyebut Hasanudin mengalami kecelakaan tunggal.

Ini terlihat dari beberapa barang bukti yang ditemukan di sekitar mayat, yakni sepeda motor sudah ringsek diduga menabrak pohon yang berada di pinggir jalan TKP.

BACA JUGA: Soal Tindakan Tak Pantas Diego Michiels ke Michael Krmencik, Thomas Doll Bilang Begini

Kasat Lantas Mapolres OKU Selatan Iptu Joko Edy Santoso STK SIK membenarkan informasi adanya laka tunggal tersebut.

Dari hasil oleh TKP sementara, korban diduga mengalami kecelakaan karena hilang kendali saat melintasi tikungan tajam tersebut.

BACA JUGA: Berita Duka, Wakil Wali Kota Pagar Alam Muhammad Fadli Meninggal Dunia

Ini juga terlihat bekas mengerem di sekitar jalan TKP. Kejadian tersebut diduga terjadi pada malam dini hari, korban memacu kendaraannya dari arah Ranau menuju Muaradua.

"Saat itulah, kemungkinan saat melintasi tikungan motor hilang kendali diduga terpeleset kerikil batu lalu korban dan kendaran menabrak sebuah pohon," ungkapnya.

"Dilihat dari kondisi jenazah, korban ini meninggal karena mengalami benturan keras di bagian kepala. Di mana Korban saat ini tidak menggunakan helm (pelindung kepala)," tambahnya.

Joko mengatakan atas kejadian tersebut untuk saat ini Unit Gakum Satlantas Polres OKU Selatan, sudah mengamankan barang bukti sepeda motor.

Sedangkan jenazah korban yang sempat dibawa ke RS Muaradua OKUS, kini sudah dibawa pihak keluarga korban untuk dikebumikan.

Sementara itu, Heri salah satu warga sekitar Desa Kecipung, mengungkapkan jika tikungan tersebut memang dikenal sebagai tikungan maut, mengingat tikungan tersebut memang langganan banyak memakan korban.(*/sumeks)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler