Tim Dokter dan Berton-ton Bantuan Medis Tiongkok Tiba di Arab Saudi

Kamis, 16 April 2020 – 15:12 WIB
Bantuan alat medis COVID-19 dari Tiongkok. Foto: ANTARA Foto/Chendrawasih KLN/TM

jpnn.com, RIYADH - Tim dokter dari Tiongkok telah tiba di ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Rabu (15/4) untuk membantu negara kerajaan tersebut memerangi COVID-19, atau virus corona.

Tim ini terdiri dari delapan pakar medis yang memiliki spesialisasi di berbagai bidang, termasuk uji virus, penyakit menular, penyakit pernapasan, perawatan intensif, dan pengobatan tradisional Tiongkok.

BACA JUGA: Tiongkok Jemput 2.744 Warganya yang Terdampar di Negara Rawan Virus Corona

Mereka juga akan memberikan pasokan medis penting, konsultasi tentang pengobatan tradisional Tiongkok, serta pelatihan pencegahan wabah bagi ekspatriat Tiongkok yang berada di Arab Saudi.

Tim dari Tiongkok tersebut membawa pasokan medis yang mencakup masker, baju hazmat, alat uji asam nukleat, dan termometer inframerah. Berton-ton peralatan itu merupakan sumbangan dari Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia. 

BACA JUGA: Tiongkok Ajak ASEAN Menciptakan Obat Virus Corona

Berbicara saat kedatangan para pakar di Riyadh, Duta Besar Tiongkok untuk Arab Saudi Chen Weiqing menyampaikan bahwa sejak merebaknya wabah COVID-19, Tiongkok dan Arab Saudi menjadi model dari hubungan antarnegara dan kerja sama internasional dalam memerangi penyakit tersebut.

Dia menambahkan bahwa Tiongkok memuji langkah-langkah efektif yang diambil pemerintah Arab Saudi untuk membendung penyebaran virus dan menjaga kesehatan masyarakat.

BACA JUGA: Wabah Corona Mereda, Proyek Konstruksi Tiongkok Kembali Bergeliat

"Kami yakin bahwa dengan upaya bersama oleh Tiongkok dan Arab Saudi serta komunitas internasional, kita pasti akan dapat mengatasi krisis ini," kata Chen.

Arab Saudi sejauh ini telah melaporkan hampir 6 ribu kasus virus corona dan 79 kematian. Pemerintah kerajaan itu telah memberlakukan pembatasan ketat untuk mencegah penyebaran virus, mulai dari penerapan jam malam hingga penghentian ibadah umrah. (xinhua/ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler