Tim Forensik Ungkap Kendala Proses Autopsi Jenazah Santri Gontor

Kamis, 08 September 2022 – 18:05 WIB
Ahli Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang dr AKBP Mansuri. Foto : Cuci Hati/jpnn

jpnn.com, PALEMBANG - Proses autopsi jenazah AM, santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang meninggal diduga akibat penganiayaan telah selesai dilakukan.

Autopsi sendiri dilakukan dari tim gabungan Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang, RSMH Palembang, dan RS Ponorogo.

BACA JUGA: Sudah 15 Hari Dikubur, Jenazah Santri Gontor Saat Diautopsi Seperti Ini, Ya Tuhan

Autopsi jenazah AM dilakukan secara tertutup, dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sei Selayur Kelurahan Cendana, Kecamatan Kalidoni Palembang.

Ahli Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang dr. AKBP Mansuri mengungkapkan pihaknya telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap AM.

BACA JUGA: Perdi Sambo, Sang Ayah Berharap Jadi Jenderal Bukan Pembunuh

"Jenazah kami periksa secara menyeluruh dari ujung rambut hingga kaki, baik itu pemeriksaan luar maupun dalam," ungkap dia saat ditemui di pemakaman, Kamis (8/9).

Dalam proses pemeriksaan, dia mengatakan mengalami kendala sebab jenazah sudah 15 hari dimakamkan.

BACA JUGA: Bocah SMP Menonton Video Porno, Lalu Masuk Kamar Keponakan, Berdarah

"Namun, kami tetap berusaha semaksimal mungkin agar mendapatkan hasilnya," imbuh dia.

Adapun untuk hasil autopsi belum dapat disampaikan oleh pihak RS Bhayangkara.

"Untuk hasilnya nanti akan disampaikan oleh Polres Ponorogo, karena kami tidak mau mendahului," tutup Hasan. (mcr35/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wapres Maruf Amin Angkat Suara Soal Kasus Penganiayaan di Gontor, Adem


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Cuci Hati

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler