Timbulkan Bau Tak Sedap, Ini Kandungan Polutan di Kali Item

Sabtu, 05 Januari 2019 – 23:14 WIB
Kali Item atau Kali Sentiong semakin bau (Reyn Gloria/ JawaPos.com)

jpnn.com, JAKARTA - Bau tidak sedap kembali tercium di Kali Item. Itu dikarenakan Pemprov DKI telah membuka waring hitam yang dipasang jelang Asian Games lalu. Bau tersebut tentu membuat masyarakat dan pengguna jalan terganggu.

Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan DLH DKI Jakarta Andono Warih menyatakan kumuh dan baunya kali memang sebagian besar disebabkan oleh detergen yang mengendap akhirnya berbau busuk.

BACA JUGA: Crane Tergelincir Masuk Kali Item, Tiga Warga Terluka

Namun ternyata tidak hanya detergen, Andono menyatakan penyebab lain adalah bahan-bahan organik atau chemical oxygen demand. Sehingga, kandungan tersebut memakan oksigen yang ada di air.

"Itu menimbulkan buih dan pembusukan di air yang kita lihat sebagai airnya menjadi hitam. Sebetulnya kalau airnya ngalir terus menerus, akan terjadi pemulihan diri dari sungai, jadi sungainya bisa terjaga," tuturnya saat dikonfirmasi, Sabtu (5/1).

BACA JUGA: Kadar Oksigen Kali Item Meningkat

Sayangnya, Andono melihat di Jakarta sungai-sungai tidak mengalir dengan baik. Sehingga terjadi pembusukan karena bahan organik yang berasal dari limbah domestik dan rumah tangga.

"Bekas cucian dapur, cucian sisa-sisa makanan, itu kan organik yang terbuang di saluran kita dan berakhir di sungai dan di laut kita. Kalau dibayangkan pantes bau kan," ungkapnya.

BACA JUGA: Ada Mayat di Kali Item, Diduga Orang Kurang Waras Bunuh Diri

Andono menyatakan Pemprov DKI Jakarta tengah membenahi hal ini dengan membina koordinasi pembenahan di hulu. Sebab, jika tidak tertangani maka ekosistem kali dan sungai akan semakin memburuk.

"Sebaiknya tidak dikonsumsi sebagai air minum, ya itu harus melalui treatment-treatment atau pengelolaan-pengelolaan untuk membersihkannya ya," tandasnya. (jpc)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Yang Lain Sibuk Siapkan Asian Games, Sandi Malah ke Moskow


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Kali Item   Polusi  

Terpopuler