Tinggal 3 Venues Asian Games Belum Rampung

Minggu, 06 Mei 2018 – 23:11 WIB
Atlet skateboard bersiap menyambut Asian Games 2018. Foto: Perserosi

jpnn.com, PALEMBANG - Kota Palembang yang ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games 2018 terus berbenah jelang 100 hari penyelenggaraan.

Mulai dari mempercepat pembangunan venues dan infrastruktur pendukung, juga promosi terus digencarkan.

BACA JUGA: Kapolri Beber 3 Gangguan Utama Asian Games 2018

Seluruhnya juga ditarget hingga hari H pelaksanaan, semua fasilitas itu sudah siap pakai.

Untuk venues di kawasan Jakabaring Sport City (JSC) hingga saat ini memang belum sepenuhnya 100 persen selesai.

BACA JUGA: 65 Ribu Pesenam akan Menari Poco-Poco dari Istana sampai GBK

Beberapa pekerjaan venues yang belum selesai seperti voli pantai, panjat tebing, dan roller sport (roller skate-skate board).

Di luar cabor, beberapa fasilitas masih proses pembangunan seperti rusunami dan pembangunan lansekap di kawasan JSC.

BACA JUGA: Jelang Asian Games 2018, Timnas Bisbol Uji Coba ke Hong Kong

Tapi untuk venues lain, pembangunan sudah sesuai target atau on schedule. Walaupun untuk fasilitas pendukungnya beberapa masih dibangun.

Diketahui, penyelenggaran Asian Games 2018 di Palembang sendiri akan mempertandingkan 11 cabor yaitu menembak, dayung, kayak/kano, voli pantai, sepak bola wanita, tennis/soft tennis, triathlon, roller skate-skateboard, panjang tebing, sepak takram, dan bowling.

Pantauan Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) bahwa sejumlah venues yang masih tahap pengerjaan seperti sepatu roda (skate board) dan panjat tebing. Skateboard ini tergolong cabor yang baru dilimpahkan ke Palembang, sehingga pembangunnya baru dimulai Maret 2018.

Sementara venues panjat tebing telah melewati tahapan konstruksi besi rangka dan tinggal menaikkan papan panjat yang diharapkan segera rampung.

“Kalau bowling sudah mulai digunakan, juga venues lain. Tinggal lingkungan atau landscape venue yang tinggal ditata,” ujar Direktur Jakabaring Sport City, Bambang Supriyanto, Sabtu.

Diakuinya, semua venues sedang diselesaikan dan dikerjakan maksimal, jadi pihaknya yakin sampai tenggat waktu semua sudah selesai. Diakuinya semua venues hampir tuntas.

“Tinggal beberapa seperti roller skate dan panjat tebing. Tapi itu telah memasuki periode landscaping dan beautification (tanam rumput, taman dan penghijauan), pengaspalan jalan, serta perbaikan trotoar yang dilakukan untuk menambah cantik suasana,” tuturnay.

Dari sisi infrastruktur penunjang, kolaborasi antar pemerintah provinsi dengan Pemkot Palembang juga terus diperkuat. Saat ini, ketersediaan transportasi dan akomodasi diluar wisma atlet terus dimaksimalkan. Bis Transmusi akan jadi yang utama saat penyelenggaraan nanti, disamping kemungkinan operasional Light Rapid Transit (LRT) pertama di Indonesia dengan lokasi Depo di kawasan Jakabaring.

Koordinator Venue Asian Games JSC Palembang, Aminuddin, mengatakan, progres pembangunan sejumlah venue sudah sesuai target (on schedule) yang ditentukan. Walaupun masih dilakukan pembangunan, namun dipastikan akan selesai Juni nanti.

“Penyelesaian beberapa venue dan fasilitas pendukung yang belum selesai diusahakan secepatnya. Tidak harus sesuai jadwal, tapi kalau terlambat juga tidak boleh,” tambahnya. Salah satu kendala, untuk tower 2 dan 3 rusunami tidak memiliki lahan penyimpanan dan perbaikan mobileur.

Dijelaskan Aminuddin, beberapa venue belum selesai karena pengerjaannya memang baru dimulai. Seperti tribun voli pantai yang baru dikerjakan sejak Maret. Begitu pun venue roller skate dan skateboard.

“Meski baru dimulai Maret, namun pengerjaan tetap ditarget setiap harinya. Dari laporan per minggu, dapat dilihat deviasi progres penyelesaiannya,” ungkap dia.

Dari data yang dimiliki, rata-rata tingkat deviasi semua venue terbilang rendah. Bahkan, ada beberapa pekerjaan yang melampaui target.(aja)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Asian Games 2018: Lapangan Bisbol Termasuk Terbaik di Dunia


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler