Tinjau Lokasi Pengembangan Kelapa Genjah, Mentan: Atas Perintah Bapak Presiden

Sabtu, 06 Agustus 2022 – 17:02 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau program pengembangan kelapa genjah satu juta batang nasional. Foto: Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) meninjau program pengembangan kelapa genjah satu juta batang nasional.

Kementerian Pertanian (Kementan) mengalokasikan untuk Kabupaten Karanganyar sebanyak 59 ribu batang.

BACA JUGA: Tindaklanjuti Arahan Presiden, Mentan SYL Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa Genjah

Mentan datang untuk memastikan bahwa persiapan lokasi pengembangan kelapa genjah di Desa Rejosari, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar lancar.

"Kami datang ini bukan untuk tanam, tapi atas perintah Bapak Presiden Jokowi untuk meninjau persiapan lokasi pengembangan kelapa genjah baik pekarangan maupun hamparan serta kesiapan logistik benih. Kami siapkan semuanya untuk nantinya diagendakan Pak Presiden yang tanam," kata Mentan SYL pada peninjau tersebut, Sabtu (6/8).

BACA JUGA: Mentan SYL Genjot Produksi Bibit Kakao dan Kopi Berskala Besar

Eks Gubernur Sulawesi Selatan itu menjelaskan pengembangan kelapa genjah merupakan arahan Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, Presiden Jokowi ingin memperkuat sektor pertanian untuk menghadapi krisis pangan global.

BACA JUGA: Mentan SYL Ajak Mahasiswa Hadapi Tantangan Krisis Global

Namun, di sisi lain juga meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengembangkan ekonomi wilayah. Implementasi pengembangan kelapa genjah diintegrasikan dengan komoditas pertanian lainnya seperti cabai, kedelai jagung dan ternak.

"Persiapan lokasi hamparan ini sudah mantap, yang terpenting dimantapkan lagi disetiap pekarangan rumah sepanjang jalan disiapkan untuk ditanami kelapa. Tanaman selanya kita tanam cabai. Untuk di hamparan, tanam jagung dan kedelai," jelas Mentan.

SYL menyebut dalam pengembangan program itu, para ibu memiliki peran utama.

Kementan akan memberdayakan ibu-ibu untuk tambah pendapatan dan kesejahteraan.

"Saya minta alokasi pengembangan kelapa genjahnya untuk Karanganyar ini 1.000 hektar dan ditanam di 10 ribu kepala keluarga," pinta SYL.

SYL optimistis pengembangan kelapa genjah dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk benar-benar serius membudidayakan kelapa yang dibarengi budidaya cabai, jagung, dan kedelai.

"Harga kelapa genjah pandan wangi di Amerika mencapai Rp 80 ribu hingga Rp 120 ribu per buah dengan kemasan bagus. Kita makan tahu-tempe, jadi kalau tanam kedelai di sela kelapa, petani kan dapat peningkatkan pendapatan. Kami siapkan pendampingan sehingga ini berjalan dan berhasil hingga nanti bisa ekspor kelapa," ucapnya.

Dirjen Perkebunan Kementan Andi Nur Alam Syah mengungkapkan pengembangan kelapa genjah di Kabupaten Karanganyar dilakukan dua cara bertindak yakni pekarangan sebanyak 67 persen dan kawasan/hamparan 33 persen.

Targetnya, kata Nur Alam, yakni masyarakat dapat menghasilkan produk kelapa yang memiliki nila tambah dan jual tinggi.

"Di Karanganyar ini kami tanam kelapa genjah pandan wangi. Calon petani dan calon lahanya sudah siap, begitu juga kesiapan bibit. Kondisi saat ini sudah siap tanam baik di pekarangan maupun hamparan," ujarnya.

Menurut Nur Alam, nantinya produk kelapa akan diolah menjadi yaitu gula semut dan kelapa segar.

"Estimasi produksi gula semut 222 ton pertahun nilainya Rp 5,56 miliar pertahun dan kelapa segar 144 ribu butir per tahun, nilainya Rp 2,86 miliar per tahun," tambah Nur Alam.(jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler