Tips dari Pino Es Serut Buah untuk Memilih Cemilan yang Aman dan Sehat

Senin, 19 Juni 2023 – 07:39 WIB
Berikut empat tahap sederhana mengajarkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin edar & Kedaluwarsa) jajanan pada anak. Foto: Dok Pino

jpnn.com, JAKARTA - Corporate Communication Manager UNIFAM Arviane D.B mengatakan pada zaman yang serba praktis dan dinamis seperti saat ini, makanan yang wajib dikonsumsi tak hanya harus bernutrisi saja, tapi juga harus aman.

Oleh karena itu, PT United Family Food (UNIFAM) sebagai penyedia makanan kemasan bagi anak-anak dan keluarga memastikan label-label penting pada kemasan serta kondisi makanan kemasan sesuai dengan izin edar BPOM.

BACA JUGA: Ciptakan Komunikasi Anak dan Ibu Bersama Pino Es Serut Buah

Selain itu, pihaknya juga melakukan sebuah inisiasi edukasi bagi para Ibu dan Anak untuk mulai sekarang #BacaLabelBaruBeli makanan kemasan.

Sebab, UNIFAM sebagai produsen makanan kemasan juga memiliki tanggung jawab untuk mencerdaskan konsumennya, melalui Pino Es Serut Buah.

BACA JUGA: Di Masa Depan, Sayuran Jadi Bahan Utama Cemilan dan Makanan Cepat Saji

"Kami memberikan panduan praktis untuk bagi para ibu dalam memahami label makanan kemasan begitu juga kondisi kemasan yang aman serta dampaknya. Sehingga sampai kepada anak-anak untuk terbiasa BacaLabelBaruBeli," ungkap Arviane dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/6).

Guna terus mengedukasi pentingnya memahami program Cek KLIK pada konsumen, maka PT United Family Food (UNIFAM) juga telah memulai mengkampanyekan program edukasi mengenai pentingnya membaca label pada kemasan makanan beserta hashtag #BacaLabelBaruBeli di Instagram @Unifam.id yang telah dimulai dari awal Juni 2023 dan terus berlanjut secara berkala hingga akhir tahun ini. 

BACA JUGA: Implora Dukung Kreativitas Anak Muda dan Olahraga di Tanah Air

Setiap minggunya, dalam akun Instagram @Unifam.id akan membahas materi berseri terkait edukasi program membaca kemasan makanan.

"Dimulai dari pentingnya mengecek tanggal kedaluwarsa, memastikan kemasan produk olahan yang dikonsumsi masih dalam keadaan layak, hingga memahami kandungan dan bahan produk olahan," kata Arviane.

Pakar Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia dan Ahli Nutrisi. Widya Fadila menjelaskan mual, muntah, diare, sakit perut dan  kesulitan bernapas adalah gejala awal yang sering timbul akibat keracunan makanan.

Kasus keracunan massal pada anak sekolah banyak terjadi akibat rendahnya kebersihan pada pengolahan dan penyimpanan jajanan di sekolah. 

”Masyarakat harus terus menjalankan protokol kesehatan dan menjadi konsumen cerdas dalam memilih pangan aman," kata Widya.

Dia pun membeberkan penting mengajarkan cara sederhana pada anak untuk memilih jenis jajanan yang aman sesuai himbauan BPOM yaitu Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin edar & Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi pangan olahan.

Widya menjelaskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), keamanan pangan meliputi persiapan, penanganan, dan penyimpanan dari makanan agar tidak terkontaminasi dari bahan fisik, biologi, dan kimia.

Tujuan utama dari keamanan pangan yakni untuk mencegah makanan tidak terkontaminasi benda asing, baik fisik, biologi, maupun kimia. Dengan begitu, ancaman gangguan kesehatan akibat bahaya pangan bisa dicegah.

Sebuah penelitian Journal of Food Security 2022 menjelaskan tentang hubungan antara keracunan pada anak preschool dan praktik pencegahan oleh penyelia jajanan di Malaysia, menyatakan bahwa meskipun 90 persen pedagang disekolah mengetahui faktor yang menyebabkan keracunan makanan.

Namun, praktik sangat rendah, terutama pada kebersihan, monitoring expired produk, hingga penggunaan bahan tambahan makanan yang diawasi oleh pemerintah. 

"Dalam penelitian lain juga disebutkan peran penting orang tua dan bermain roleplay bersama anak adalah cara yang paling efektif untuk meningkatkan kemandirian dan kewaspadaan anak terhadap pemilihan jajanan. Sehingga anak-anak menjadikan orangtua sebagai panutan dalam pemilihan makanan," jelas Widya.

Berikut empat tahap sederhana mengajarkan Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin edar & Kedaluwarsa) jajanan pada anak:

1. Kemasan

Ajarkan pada anak cara melihat dan memilih kemasan pada makanan kemasan. Misalnya dengan mengajarkan anak memilih kemasan kaleng yang tidak penyok atau bolong. Serta memperlihatkan contoh kerusakan kemasan kaleng yang harus dihindari serta bahaya yang mungkin terjadi. 


2. Label 

Kenalkan anak dengan arti label yang tertera pada makanan kemasan. Bisa mulai dari logo BPOM, informasi penting terkait kandungan makanan yang sensitif seperti kandungan alergen.

Kemudian untuk anak dengan alergen tertentu, diajarkan untuk membaca komposisi produk. Menghindari produk jajanan dengan tulisan “Mengandung alergen……”. Ajarkan anak mengenali jenis pemicu alergen & cara menghindarinya sebagai pengetahuan dasar akan tubuh nya.


3. Izin Edar 

Berikan pemahaman kepada anak bahwa di Indonesia penjualan makanan kemasan memiliki ijin edar yang dikeluarkan oleh BPOM, yang mana artinya panganan tersebut telah secara legal dapat diedarkan di masyarakat luas.

Produk pangan kemasan wajib memiliki nomor registrasi izin edar. Seperti BPOM RI MD / BPOM RI ML. Sedangkan P-IRT adalah sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga, registrasi izin edar produk yang diberikan melalui Dinas Kesehatan setempat.


4. Kedaluwarsa

Ajarkan anak mencari dan membaca tulisan “EXP / BEST BEFORE”. Lazimnya penulisan dd/mm/yyyy , tanggal bulan dan tahun. Namun, beberapa juga menggunakan bulan dan tahun saja. Berikan pemahaman pentingnya melakukan pengecekan terhadap tanggal kedaluwarsa dan dampaknya jika mengkonsumsi panganan yang sudah kedaluwarsa.

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler