Tjahjo Kumolo: Jikalau Aku Melihat Gunung-gunung Membiru, Aku Melihat Wajah Indonesia

Selasa, 20 Agustus 2019 – 09:08 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo membaca Puisi berjudul Aku Melihat Indonesia. Foto: Humas Kemendagri

jpnn.com, JAKARTA - Mendagri Tjahjo Kumolo membacakan puisi berjudul Aku Melihat Indonesia yang ditulis oleh Presiden RI Pertama Ir Soekarno.

Secara khusus puisi tersebut dibacakan Tjahjo di acara Malam Tasyakuran HUT RI ke-74 RI Lingkup Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional pengelola Perbatasan (BNPP) yang di gelar di halaman Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (19/08).

BACA JUGA: Kerusuhan di Manokwari, Menteri Tjahjo Panggil Tiga Gubernur Ini

“Karena sambutan telah disampaikan Pak Sekjen, maka saya akan membacakan Puisi saja,” kata Tjahjo yang disambut gemuruh tepuk tangan dan sorak sorai para hadirin.

“Puisi ini, ditulis oleh Bung karno, Proklamotor sekaligus Presiden Pertama kita, yang berjudul Aku Melihat Indonesia,” imbuhnya.

BACA JUGA: Mendagri Minta Kepala Daerah Tak Menyulut Emosi Rakyat

Berikut, Puisi yang dibacakan Mendagri:

Jikalau aku melihat gunung gunung membiru,
Aku melihat wajah Indonesia;
Jikalau aku mendengar lautan membanting di pantai bergelora,
Aku mendengar suara Indonesia;

BACA JUGA: Lukisan Unik, Saat Jokowi-Maruf Gantikan Posisi Soekarno-Hatta

Jikalau aku melihat awan putih berarak di angkasa,
Aku melihat keindahan Indonesia;
Jikalau aku mendengarkan burung-burung di pepohonan,
Aku mendengarkan suara Indonesia.

Jikalau aku melihat matanya rakyat Indonesia di pinggir jalan,
Apalagi sinar matanya anak-anak kecil Indonesia,
Aku sebenarnya melihat wajah Indonesia.

Mendagri Tjahjo Kumolo berharap, pembacaan puisi tersebut dapat meningkatkan nasionalisme dan cinta akan tanah air di lingkungan Kemendagri dan BNPP.

BACA JUGA: Bukit Soeharto Dicoret dari Daftar Calon Lokasi Pemindahan Ibu Kota

Pembacaan puisi yang seketika di bacakan oleh Mendagri Tjahyo Kumolo merupakan suprise bagi karyawan kemendagri dan BNPP, serta memberi makna perenungan yang sangat dalam akan arti kemerdekaan.

Pilihan puisi yang dibacakan sekaligus menunjukkan kualitas kecintaan Mendagri kepada NKRI serta penggambaran wajah kebinekaan bangsa Indonesia melalui bait-bait dan untaian kata-kata dalam puisi yang dibacakan.

Selamat Ulang Tahun NKRI ke-74. Mari bersama bergotong royong membangun Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Unggul, Indonesia Maju. (rl/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mendagri Setuju GBHN Dihidupkan Kembali


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler