TN Baluran Kini Pantau Satwa Langka dengan GPS

Kamis, 13 Desember 2018 – 19:05 WIB
Taman Nasional Baluran. Foto: Website resmi Baluran National Park

jpnn.com, BANYUWANGI - Taman Nasional (TN) Baluran atau yang lebih dikenal dengan Africa van Java di Banyuwangi telah memiliki beberapa satwa dilindungi.

Di antaranya, banteng, ajak, merak hijau, dan macan tutul. Khusus macan tutul, saat ini populasinya mencapai puluhan ekor.

BACA JUGA: Jaga Kesejahteraan Satwa, KLHK Translokasikan 11 Buaya Muara

Untuk mengetahui pergerakan masing-masing kelompok satwa, TN Baluran bekerja sama dengan Copenhagen Zoo, Denmark, untuk terus melakukan kegiatan monitoring. Kegiatan monitoring tersebut meliputi semua kawasan di TN Baluran.

Dengan menggunakan camera trap, pergerakan satwa bisa dipantau melalui visual, baik berbentuk gambar maupun video. Selain camera trap, dilakukan pemasangan GPS collar pada beberapa satwa. Pemasangan GPS collar yang juga bekerja sama dengan Copenhagen Zoo tersebut berlangsung Oktober hingga November lalu.

BACA JUGA: Kemenhub Bertahap Wajibkan Angkutan Umum Disulap ala Pesawat

Tujuannya, memantau sekaligus mempelajari pergerakan dan pola tingkah laku satwa di kawasan TN Baluran. Pemasangan GPS collar dilakukan malam hari dengan cara pengamatan dan pengintaian hewan. Selanjutnya, pembiusan dan pemasangan GPS Collar.

Saat ini alat pemantau tersebut terpasang pada enam banteng. Masing-masing terdiri atas tiga betina dan tiga banteng jantan. "Menyusul pemasangan GPS collar pada macan tutul dan ajak," ujar Arif Pratiwi, koordinator Perencanaan Program Kerja Sama dan Pelayanan TN Baluran.

BACA JUGA: Wanita Pemelihara 443 Burung Langka Dibekuk Polisi

Pratiwi melanjutkan, pemasangan untuk jenis hewan tersebut lebih sulit dibanding banteng. Terutama macan tutul. Jangan sampai mengganggu kebiasaan atau tingkah laku.

Melalui GPS collar, pemantauan bisa dilakukan dengan memanfaatkan jaringan internet. (als/c25/diq)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hutan Baluran Terbakar Gara-Gara Puntung Rokok


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler