TNI AL Taklukkan Kapal Vier Harmoni di Pulau Dato

Jumat, 26 Agustus 2016 – 02:43 WIB
Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama (Laksma) TNI S. Irawan. FOTO: Dispen Koarmabar

jpnn.com - JAKARTA - Perburuan kapal MT. Vier Harmoni yang menjadi perbincangan media di dunia akhirnya membuahkan hasil. Pada hari Rabu (24/08) pukul 16.10 WIB, KRI Teluk Gilimanuk-531 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Erwin Baharudin berhasil menangkap MT. Vier Harmoni di perairan Pulau Dato, Pontianak, Kalimantan Barat.

Kapal MT. Vier Harmoni merupakan target operasi Tim Western Fleet Quick Response 4 (WFQR 4) Lantamal IV Tanjungpinang di bawah Komando Laksamana Pertama (Laksma) TNI  S. Irawan.

BACA JUGA: Pertemuan Konsultasi DPD RI, Kemendagri dan Kemenkeu Hasilkan Tiga Kesepakatan

Tim gabungan TNI AL dari unsur KRI baik dibawah kendali Gugus Tempur Laut Armada Barat (Guspurlabar) maupun unsur KRI dibawah kendali Gugus Keamanan Laut Wilayah Barat (Guskamlabar) melaksanakan pencarian melalui laut.

Tidak hanya itu, TNI AL juga mengerahkan kekuatan dari unsur udara dengan mengerahkan helikopter BO-105-NV-409 dan pesawat patroli intai maritim jenis CN-235 P-861 untuk melakukan pencarian lewat udara.

BACA JUGA: Menpan-RB Minta Laporan Rutin Penilaian Kinerja PNS

Komandan Lantamal IV mengatakan menindaklanjuti laporan bahwa Kapal MT. Vier Harmoni telah dilarikan oleh crewnya, Tim WFQR 4 Lantamal IV secara serius menelusuri keberadaan kapal tersebut. Tidak itu saja perburuan bahkan dilaksanakan secara non stop dengan tidak mengenal waktu siang maupun malam.

“Kapal MT. Vier Harmoni diketahui dilarikan oleh ABK pada tanggal 16 Agustus 2016 di perairan Kuantan Malaysia, mengangkut solar 900 kilo liter senilai USD 392.795 atau setara dengan Rp. 5,1 miliar. Kejadian ini dilatarbelakangi oleh adanya konflik internal perusahaan Ozoil SDN BHD Malaysia selaku pihak penyewa kapal. Menurut pengakuan ABK kapal, pihak penyewa kapal tidak membayarkan gaji crew kapal MT. Vier Harmoni beberapa bulan,” kata Danlantamal IV.

BACA JUGA: Gara-gara Blanko e-KTP, Anak Buah Tjahjo Kritik Pejabat Dukcapil Semarang

“Menurut pengakuan kapten kapal MT. Vier Harmoni pada awalnya akan berlayar menuju Batam. Berdasarkan informasi dari penyewa kapal, muatan minyak yang ada di kapal merupakan minyak yang akan dibeli oleh PT. Gemilang Trymo Mulyatama,” tegas Danlantamal IV.

Kapal MT. Vier Harmoni adalah kapal berbendera Indonesia milik PT. VIERLINES, dan sedang dicharter/sewa oleh Ozoil SDN BHD untuk masa 2 tahun. Diserahkan pemilik kepada pihak penyewa pada tanggal 15 Januari 2016. Selama disewa, semua komando operasi dan komersial ditangan pihak penyewa.

Kapal MT. Vier Harmoni diawaki oleh 10 ABK yang berkewarganegaraan Indonesia yaitu : Blasius Sinabariba (Kapten kapal), Teguh Nugroho (C/O), Yusup Tajiri (2/O), Djoerial Efyanto (C/E), Suhartanto (2/E), Rinaldi Prasetya (3/E), Miftahudin Zamzamy (Ab), Soiyadi (Oiler), Eksafian Adipranata (Cook) dan Ihsan Syahrir (D/C).

Setelah kejadian melarikan kapal, Kapten dan crew kapal membawa kapal keluar dari perairan Kuantan Malaysia ke perairan Pontianak. Kapal MT. Vier Harmoni berada diperairan Pontianak sejak tanggal 18 Agustus sampai tanggal 24 Agustus 2016 saat ditangkap KRI Teluk Gilimanuk–531.

Kapal MT. Vier Harmoni saat ini dalam pengamanan dan penguasaan TNI AL, sementara itu perusahaan pemilik kapal sedang dihubungi untuk memberitahukan bahwa kapal MT. Vier Harmoni sudah berhasil ditangkap TNI AL. Kapal MT. Vier Harmoni telah di ad hoc ke Lantamal IV Tanjungpinang dibawah pengawalan KRI Gilimanuk-531 guna proses hukum lebih lanjut.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hamdalah, 177 WNI Calon Haji Tahanan Imigrasi Filipina Segera Dideportasi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler