TNI Dorong Pertumbuhan Penduduk yang Seimbang

Selasa, 26 April 2016 – 23:57 WIB
Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan saat meresmikan acara Pencanangan Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2016 kerja sama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Alun-alun Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (26/4). FOTO: Puspen TNI for JPNN.com

jpnn.com - BATANG – Bakti Sosial TNI – KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2016 dilaksanakan di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (26/4). Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi BKKBN dan TNI serta mitra kerja BKKBN lainnya untuk membangun kependudukan Indonesia agar tumbuh seimbang dengan daya dukung yang tersedia. Dengan demikian diharapkan Indonesia secara keseluruhan akan menjadi bangsa yang kuat sejahtera adil dan makmur.

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dibacakan Kepala Staf Umum TNI Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan pada acara Pencanangan Bakti Sosial TNI-KB Kesehatan Tingkat Nasional Tahun 2016 kerja sama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Alun-alun Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (26/4).

BACA JUGA: KPK Juga Periksa Orang-orang Ini di Maluku

Menurut Panglima TNI, pada tahun 2016 ditargetkan minimal setiap Kabupaten/Kota memiliki 1 Kampung KB. Di samping itu, pemerintah daerah agar menjadikan Keluarga Berencana sebagai program prioritas di setiap Kabupaten/Kota diseluruh Tanah Air.

“Kampung KB merupakan implementasi operasional pengendalian kependudukan, KB dan pembangunan keluarga yang dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat melalui pemberdayaan serta memberikan kemudahan/akses terhadap masyarakat untuk memperoleh pelayanan khususnya bidang Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK),” kata Panglima TNI.

BACA JUGA: Tergantung Keinginan, Eceran atau Grosiran

Menurutnya, tantangan terberat dalam menyelesaikan masalah kependudukan saat ini adalah belum tercapainya keseimbangan antara jumlah penduduk dengan daya dukung dan daya tamping lingkungan. Oleh karena itu, kebutuhan pangan, energi dan perumahan serta lapangan kerja menjadi kekhawatiran bersama. Hal tersebut sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menjamin setiap warga negaranya berhak hidup layak sejahtera lahir batin dalam bumi Indonesia, termasuk penduduk miskin dan kurang mampu.

Untuk menangani masalah tersebut, menurut Jenderal Gatot, pemerintah sudah berupaya sekuat tenaga dengan berbagai program kerja seperti penyiapan infrastruktur, peningkatan produksi hasil pertanian dan pengendalian jumlah penduduk melalui program BKKBN.

BACA JUGA: Tolikara Rusuh, Ini Tindakan Puan Maharani

Implementasi Program KB harus menjadi gerakan yang diterima oleh seluruh kalangan masyarakat. “Oleh karena itu,  Program KB harus dilakukan secara sinergi dengan Kementerian, LPNK, swasta dan komunitas-komunitas masyarakat yang ada di seluruh Indonesia,” ujar Panglima TNI.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... GP Ansor Siap Lawan Propaganda Pendirian Khilafah


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler