TNI-Polri Bergerak, Komandan Operasi KKB di Papua Tewas

Jumat, 17 September 2021 – 17:29 WIB
Ilustrasi, anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Lekagak Teleggen masuk daftar DPO Polri.Pemerintah sudah resmi melabeli KKB Papua sebagai teroris. Foto: ANTARA/HO-Humas Nemangkawi

jpnn.com, JAKARTA - Tim gabungan TNI-Polri telah melakukan penyerangan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengatakan atas serangan itu terjadi kontak tembak dan menewaskan satu anggota KKB.

BACA JUGA: Senator Hasan Basri Kutuk Keras Kebrutalan KKB yang Tewaskan Seorang Nakes di Papua

“Kontak tembak personel gabungan TNI-Polri dan KKB menewaskan satu anggota KKB dan dua orang terluka," ujar Kamal dalam siaran persnya, Jumat (17/9).

Perwira menengah ini menuturkan, anggota KKB yang meninggal dunia bernama Elly M Bidana.

BACA JUGA: KKB Serang Tenaga Kesehatan di Papua, Kemenkes Berduka

Dia disebut sebagai Komandan Operasi KKB Ngalum-Kupel Pimpinan Lamek Taplo.

Kamal menuturkan aksi baku tembak terjadi ketika tim gabungan melakukan penyisiran di Distrik Kiwirok.

BACA JUGA: Alih Kelola Blok Rokan, Momentum Wujudkan Kemandirian Energi

Hal itu dilakukan usai aksi pembakaran dan penembakan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di wilayah tersebut.

Setelah tewas tertembak, Elly langsung dievakuasi dan dibawa oleh KKB sehingga jenazahnya belum ditemukan.

“Saat ini KKB pimpinan Lamek Taplo masih berada di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang," beber Kamal.

Mantan pejabat utama Divhumas Polri ini menuturkan bahwa saat ini wilayah Kabupaten Bintang masih belum memiliki pengamanan yang maksimal. 

“Sebab, hanya terdapat enam pos polisi di lokasi dengan luas wilayah 15.683 kilometer dan terbagi atas 34 distrik,” pungkas Kamal.(cuy/jpnn)


Redaktur : Friederich
Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler