TNI Tangkap 2 Pengendara Kendaraan Ilegal Asal Malaysia

Sabtu, 17 Juli 2021 – 17:19 WIB
Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti Pos Segumun berhasil menangkap dua pengendara dan dua unit kendaraan sepeda motor asal Malaysia tanpa disertai dokumen yang sah. (Foto ANTARA/HO)

jpnn.com, PONTIANAK - Anggota TNI dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri Mekanis 643/Wanara Sakti Pos Segumun menangkap dua orang pengendara, beserta dua sepeda motor ilegal asal Malaysia. 

Kedua orang berinisial D (36) dan U (40) itu ditangkap saat akan melintas dari Indonesia ke Malaysia melalui jalur tidak resmi di wilayah Dusun Segumun, Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar). 

BACA JUGA: Bea Cukai dan Satgas Pamtas Yonif 643/WNS Amankan Ratusan Botol Miras

"Pengungkapan ini pada saat personel kami di Pos Segumun mendapatkan informasi dari warga, yang menyatakan ada dua unit kendaraan sepeda motor Malaysia melewati Kampung Gunabanir dan mengarah ke simpang Kojub," kata Komandan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns, Letkol Inf Hendro Wicaksono dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar Sabtu (17/7).

Letkol Inf Hendro mengatakan bahwa berdasarkan informasi itu, enam orang personel Pos Segumun dipimpin Danpos Letda (Inf) Ahmad Siswanto melakukan patroli di jalur tidak resmi tersebut. Personel pun mendapatkan dua unit sepeda motor asal Malaysia tersebut beserta dua orang pengendaranya.

BACA JUGA: Jenderal Andika Minta Anak Buah Merespons Cepat: Ini Urgen!

“Pengendara kendaraan asal Malaysia saat diamankan tidak dapat menunjukkan surat menyuratnya, atau kendaraan itu ilegal," ujar Letkol Inf Hendro.

Berdasar keterangan D dan U, dua sepeda motor itu rencananya akan digunakan keduanya bekerja di Malaysia  tanpa dokumen resmi. 

BACA JUGA: 1 DPO MIT Poso Tewas Saat Baku Tembak dengan Satgas Madago Raya

Mereka akan masuk ke Malaysia melalui jalur tidak resmi di wilayah Dusun Segumun, Desa Lubuk Sabuk, Kecamatan Sekayam.

“Saya telah memerintahkan kepada seluruh jajaran agar gencar melakukan patroli dan menindak tegas segala bentuk tindakan ilegal di wilayah perbatasan," kata Letkol Inf Hendro. 

Sementara itu, di tempat terpisah Danpos Segumun Letda (Inf) Ahmad Siswanto mengatakan dua kendaraan asal Malaysia tersebut dapat diamankan atas informasi dari warga sekitar. 

Menurutnya, hal ini berkat hubungan yang baik antara personel pos dan warga masyarakat sekitar, sehingga dapat saling bekerja sama untuk menghentikan tindakan ilegal di wilayah Segumun.

"Untuk saat ini barang bukti dan dua pelaku sudah kami serahkan kepada Pos Bea Cukai Segumun untuk didata dan diproses sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler