Tokoh Tionghoa Dukung Gagasan Kiai Ma'ruf Amin

Kamis, 23 Februari 2017 – 17:48 WIB
Eddie Lembong (pegang tongkat). Foto: Ist for JPNN

jpnn.com - jpnn.com - Masalah intoleransi di Indonesia belum sepenuhnya teratasi.

Selain itu, munculnya isu kebangkitan paham komunis juga menjadi masalah tersendiri.

BACA JUGA: Panglima Tegaskan TNI Perekat Kebhinekaan

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin pun meresahkan hal itu.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) berharap ada pertemuan berbagai unsur tokoh dalam bentuk dialog nasional.

BACA JUGA: Ortu Rano Dituding PKI, Ini Penjelasan Kiai Ma’ruf

Harapannya, dialog tersebut bisa menyatukan seluruh potensi bangsa.

"Jangan sampai ada kecurigaan, ada prasangka, ada praduga yang tidak tepat dan membuat kesalahpahaman," ujar Ma’ruf.

BACA JUGA: Politikus Golkar Kritik Ahok, Katanya Begini

Dia menambahkan, saat ini beredar banyak prasangka buruk. Hal itu sangat berpotensi memecah persatuan nasional.

Padahal, untuk menjaga NKRI, lanjut cicit ulama besar Syekh Namawi Al-Bantani ini, dibutuhkan komitmen bersama yang tertuang dalam Bhinneka Tunggal Ika.

Nah, gagasan Kiai Ma’ruf mendapat sambutan positif dari tokoh Tionghoa Eddie Lembong.

Eddie Lembong mengatakan, gagasan Kiai Ma'ruf harus didukung dan diapresiasi.

"Baik itu, bahwa saya peraya Nahdlatul Ulama bisa memainkan peranan yang sangat mendasar. Saya percaya juga Nahdlatul Ulama punya pemikiran yang sangat progresif," kata Eddie di sela-sela seminar publik dan peluncuran buku di Universitas Katolik Atmajaya, Jakarta, Kamis (23/2),

Eddie mengakui, saat ini telah terjadi ketegangan-ketegangan sosial.

Menurutnya, ketegangan itu juga karena peran pemerintah yang membuka persaingan positif dalam membantu orang-orang yang tertinggal.

"Selama 71 tahun Republik Indonesia, baru pemerintahan di bawah kepemimpinan Jokowi (Presiden Joko Widodo) terselenggara pemerintahan yang baik," imbuhnya.

"Jadi pemerintah diam-diam telah menyiapkan masyarakat untuk menghadapi era MEA (Masyarakat Ekonomi Asia). Ini menurut saya sangat bombastis," pungkasnya. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ahok Minta Maaf ke Maruf Amin, GP Ansor Bilang Begini


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler