TPG Dipotong, Suami Ashanty Usul Dibentuk Panja Data Guru

Senin, 29 Agustus 2016 – 14:37 WIB
Anang Hermansyah. Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi X DPR Anang Hermansyah mengusulkan dibentuknya Panitia Kerja (Panja) Data Guru, untuk menelusuri kebenaran data tenaga pendidik yang digunakan sebagai dasar pemotongan anggaran tunjangan sertifikasi guru (TPG) sebesar Rp 23,4 trililun.

Menurut Anang, pemotongan tersebut disebabkan data yang digunakan dalam penyusunan anggaran tidak akurat. Akibatnya menimbulkan kelebihan anggaran (over budget). 

BACA JUGA: ‎Ini Daerah dengan Peserta UNP SMA 2016 Terbanyak

"Karena itu saya mengusulkan agar Komisi X DPR membentuk Panitia Kerja terkait dengan data guru di Indonesia," kata Anang di kompleks Parlemen Jakarta, Senin (29/8).

Politikus PAN itu mengatakan, data yang tidak akurat memiliki dampak yang serius khususnya dalam penganggaran di APBN. 

BACA JUGA: Anggaran TPG Dikepras, Pemda Harus Cairkan Dana Mengendap

Menurut dia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terbukti lemah terkait dengan pendataan jumlah guru dan tenaga pendidik. 

"Kondisi ini membuktikan kinerja kemendikbud tidak maksimal," ujar suami Ashanty itu.

BACA JUGA: Bu Guru Emosi, Siswa Ditendang

Ia berharap persoalan data guru ini tidak terjadi lagi dalam pembahasan APBN 2017. Penemuan kelebihan anggaran tunjangan sertifikasi guru oleh Kementerian Keuangan harus menjadi peringatan keras bagi kementerian yang kini dipimpin Muhadjir Effendi.

"Makanya, dalam pembahasan APBN 2017 yang segera dibahas ini, tidak boleh lagi ada data fiktif yang muncul dalam perencanaan anggaran," pungkas politikus asal Jember.(fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lulusan PT Jangan Hanya Incar Kursi PNS


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler