Transportasi Test Event Asian Games Masih Amburadul

Minggu, 11 Februari 2018 – 21:59 WIB
Asian Games 2018. Foto: from Jawa Pos

jpnn.com, JAKARTA - Panitia Asian Games 2018 (Inasgoc) harus bekerja lebih keras dan serius lagi dalam menyiapkan ajang olahraga terakbar sejagat pada Agustus mendatang.

Keluhan banyak bermunculan mulai dari pelatih, atlet, sampai penonton yang ingin menyaksikan pertandingan.

BACA JUGA: Eko Yuli Jadi yang Terbaik di Test Event Asian Games 2018

Keluhan-keluhan tersebut bermunculan saat pelaksanaan test event mulai 10 Februari lalu di kompleks Gelora Bung Karno dan juga JI-Expo Kemayoran, Jakarta, sampai pelaksanaan hari ini, Minggu (11/2).

Salah satu yang krusial dan layak dipertanyakan adalah terkait transportasi dari wisma atlet, venue, dan juga Main Press Center.

BACA JUGA: Dirja Wiharja: Jangan Jadi Penyumbang Medali Saja

"Transportasi juga harus dievaluasi. Kami masih harus menunggu lama untuk transportasi. Ini peserta masih sedikit, harusnya tanpa request sudah standby transportnya, tapi ini tidak," ungkap Taufik Krisna, pelatih Taekwondo.

Selain itu, lanjut dia, halte atau pos untuk penjemputan juga tak ada tanda yang jelas. Karena itu, banyak yang bingung mencari transport.

BACA JUGA: Atlet Keluhkan Fasilitas dan Kenyamanan Venue Test Event

"Kami sebenarnya juga bingung, soalnya harus lihat plat nomernya, kemudian cari-cari kendaraannya. Memang nggak ada posnya. Saya takutnya kalau hari H nanti pas Asian Gamesnya malah amburadul dan jadi malau ke negara-negara lain," tegas salah satu volunteer yang meminta namanya tak disebut.

Awak media pun merasakan hal yang sama. Saat JPNN hendak ke kompleks GBK dari JI-Expo Kemayoran, kendaraan yang seharusnya sudah standby pada pukul 16.30, ternyata tak tampak. Saat dicari-cari pun, tak ada tanda-tanda kemunculan shuttle seperti yang dijadwalkan.

Evaluasi besar-besaran perlu dilakukan, apabila Asian Games ini benar-benar ingin sukses pelaksanaannya. Jika tidak, maka jangan kaget kalau banyak protes dari peserta dan omongan miring soal Indonesia yang tak mampu menjadi tuan rumah yang baik dan benar, membahana ke seluruh Asia. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Duo Srikandi Indonesia Sumbang Emas dari Angkat Besi


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler