Travel Warning, Menkopolhukam: Australia Hanya Ikut-ikutan Amerika

Rabu, 07 Januari 2015 – 22:47 WIB
Tedjo Edhy Purdijatno. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno tak ambil pusing dengan langkah pemerintah Australia yang mengeluarkan "travel warning" ke Indonesia karena ada dugaan terorisme. 

Menurutnya, langkah Australia hanya meniru pemerintah Amerika Serikat semata. "Itu ngadopsi dari Amerika. Amerika mengatakan begitu dia ikut aja," tegas Tedjo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/1).

BACA JUGA: Amien Rais Berharap Sutrisno Bachir Hadir di Kongres PAN

Tedjo menyatakan belum ada laporan dari BIN dan polisi terkait serangan teroris ke Indonesia seperti yang dikhawatirkan negara tetangga.
Meski demikian, kata Tedjo, aparat keamanan di Indonesia juga tetap waspada. Ada travel warning, sambungnya, bukan berarti Indonesia tidak lagi aman untuk dikunjungi.

"Australia hanya memberikan travel warning. Dia ingin mengingatkan warganya agar berhati-hati. Bukan berarti sudah ada ancaman, kita juga mngingatkan warga kita dari satu tempat hati-hati boleh-boleh saja, kewaiban kita lebih waspada," sambung Tedjo.

BACA JUGA: PAN tak Bakal Pecah Seperti Golkar dan PPP

Pemerintah, kata dia, tidak merasa perlu ada imbauan waspada pada WNA yang berkunjung ke Indonesia karena kondisi dalam negeri saat ini kondusif. (flo/jpnn)

BACA JUGA: Terlambat Susun RAPBD, Aceh Dapat Teguran

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jaksa Agung Siap Usut Mafia Izin Terbang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler