Tujuh Jenazah TKI Ditemukan

Senin, 06 Juni 2011 – 11:21 WIB
BATAM - Tujuh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang hilang di perairan Tanjung Ayam, Malaysia, Rabu (1/6) lalu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dua perairan yang berbeda di Johor.

"Dini hari sekitar pukul 02.00 waktu Malaysia, ditemukan satu jenazah sudah membusuk dan tanpa pakaian di perairan Tanjung Ayam, sekitar pukul 14.00 ada temuan empat jenazah lagi di perairan Sungai Rengit dan pukul 16.25 ditemukan satu mayat lagi sekitar 200 meter dari perairan Tanjung Ayam," ujar Konjen KJRI Johor Bahru, Jonas Lumban Tobing ketika menghubungi Batam Pos (grup JPNN), Minggu (5/6) kemarin.

Jonas mengatakan, penemuan empat TKI korban tenggelam tersebut ditemukan nelayan Johor Timur, sudah dalam kondisi rusak dan bengkak tanpa pakaian lagiSementara dua orang lagi ditemukan di perairan Tanjung Ayam.

"Nelayan langsung melaporkan ke pihak APMM, polis marin (polisi laut) bahwa mereka telah menemukan mayat lagi yang diduga korban boat pancung," kata Jonas.

Ditemukannya enam korban meninggal, KJRI mencatat pihak Pemerintahan Malaysia sudah menemukan 7 korban hilang yang merupakan Warga Negara Indonesia tersebut

BACA JUGA: Penderita HIV/AIDS Meningkat

"Dengan begitu tugas mereka selesai, tinggal tugas kita menghubungi keluarga yang data korban terdata dan memakamkan enam korban tanpa identitas ini," ujar Jonas.

Lebih lanjut Jonas mengatakan, empat mayat yang ditemukan di Sei Rengit tersebut kini berada di Balai Polis Sungai Rengit, dan sedang persiapan pemindahan ke Hospital Kota Tinggi, Johor
"Semua jenazah korban kapal ini akan divisum sebelum dimakamkan," ujarnya.

Sebelumnya Jonas mengatakan, The Malaysian Maritime Enforcement Agency (APPM) tidak dapat menemukan satu identitas pun yang melekat pada tubuh korban, karena kondisi korban yang sudah rusak akibat membusuk dan tanpa pakaian lagi

BACA JUGA: 40 Ribu Kendaraan Tinggalkan Bandung

"Semua mayat tanpa identitas ini langsung dibawa ke Hospital Kota Tinggi," ujarnya.

Dia juga mengatakan karena kondisi para korban sudah membusuk dan rusak, maka korban tidak dapat dibawa ke Indonesia, melainkan langsung dikubur di negeri jiran
Dengan ditemukannya enam lagi korban meninggal, maka korban hilang sudah ditemukan semua

BACA JUGA: Judi Marak, MUI Instruksikan Ormas Islam Bergerak

Sebelumnya, APPM menyelamatkan 17 korban hidup, satu korban meninggal bernama nama Jumangin, lahir di Trenggalek, 25 April 1971 dan beralamat di Dusun Depok, RT12/14 Desa Karang Anyar Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur ditemukan Sabtu (4/6) lalu(cha-bp)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Konsentrasi Gas Beracun Terus Naik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler