Tujuh Pegawai Honorer Positif Narkoba

Rabu, 05 Februari 2020 – 19:14 WIB
Ilustrasi penyalahgunaan narkoba. Foto: Radar Bekasi

jpnn.com, PENAJAM PASER UTARA - Tujuh pegawai honorer di lingkungan Pemkab Penajam Paser Utara, Kaltim, positif menggunakan narkoba. Hal itu diketahui berdasar tes urine yang digelar di setiap instansi di awal 2020.

"Dari hasil tes urine, kami temukan tujuh honorer dinyatakan positif menggunakan narkoba," ungkap Koordinator Kegiatan BNK (Badan Narkotika Kabupaten) Penajam Paser Utara, Denny Handayansyah ketika ditemui di Penajam, Rabu (5/2).

BACA JUGA: Bandar Narkoba di Daerah Ini Ternyata Seorang Perempuan, nih Tampangnya

Tiga honorer diketahui positif narkoba saat melakukan pemeriksaan urine di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

BNK Penajam Paser Utara juga melakukan tes urine terhadap pegawai honorer di Satuan Polisi Pamong Praja dan pegawai honorer di sekolah menengah atas.

BACA JUGA: Abdul Fikri: Syarat Usulan Pembentukan Pansus Honorer Sudah Terpenuhi

"Pada pemeriksaan urine yang dilakukan pada 2019 ditemukan tujuh honorer positif narkoba, dan pada kegiatan tes urine terhadap honorer yang baru dilakukan di beberapa instansi pada 2020 juga ditemukan tujuh positif narkoba," jelas Denny.

Namun BNK Penajam Paser Utara lanjut ia, memberikan waktu selama tiga hari bagi pegawai honorer yang dinyatakan positif menggunakan narkoba dari hasil tes urine tersebut, jika ingin melakukan klarifikasi.

BACA JUGA: Tiongkok Beri Peringatan Buat Indonesia yang Berencana Hentikan Impor

"Kami beri waktu tiga hari untuk klarifikasi sejak dilakukan pemeriksaan urine, dengan membawa barang bukti jika sedang mengkonsumsi obat tertentu karena sakit," ujarnya.

Kemudian BNK Penajam Paser Utara akan melakukan tes medis lanjutan untuk memastikan benar tidaknya klarifikasi pegawai honorer yang dinyatakan positif narkoba dari hasil tes urine tersebut.

Kegiatan pemeriksaan urine menurut Denny Handayansyah akan terus dilakukan. Selanjutnya tes urine akan dilaksanakan terhadap pegawai honorer di Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

"Kami lakukan tes urine terhadap honorer di setiap instansi yang belum melaksanakan pemeriksaan urine honorer pada 2019," ucapnya.

Kegiatan tes urine tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara dalam mewujudkan program bersih antinarkoba di lingkungan pemerintahan, yang kemudian akan dilanjutkan pemeriksaan urine terhadap PNS (pegawai negeri sipil). (antara/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler