Tukang Bakso Tewas Ditembak Perampok

Senin, 04 April 2011 – 02:03 WIB

LAMPUNG - Musadat (40), tukang bakso, warga Kampung Bumijaya, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, tewas diberondong peluru kawanan perampok yang beraksi dikediaman Handoko, tetangganyaSedangkan Handoko, pengusaha sparepart motor dan mobil yang jadi target perampokan justru selamat

BACA JUGA: Polisi Dalami Kasus Perempuan Jadi-jadian



Setelah menembak Musadat, pelaku yang diperkirakan lebih dari 8 orang langsung melarikan diri dengan sepeda motor, dan membawa emas seberat 30 gram dan uang tunai Rp18 juta milik Handoko.

Dari informasi yang dikumpulkan, ditemukan dua selongsong proyektil diduga dari senjata api jenis FN
Sumber Radar Lampung menuturkan peristiwa itu terjadi selepas Maghrib.  "Sebetulnya Musadat itu hanya berniat ingin tahu, karena mendengar ribut-ribut di kediaman Handoko

BACA JUGA: Polisi Tangkap Pegawai Citibank

Almarhum dan Handoko memang tinggal bersebelahan,"kata sumber tersebut.

Hal senada diungkapkan Ramli, warga setempat
Ia menuturkan, saat kejadian warga baru saja melaksanakan sholat Maghrib, tiba- tiba datang sekolompok orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor ke kediaman Handoko.  "Ada sekitar lima sepeda motor

BACA JUGA: Menyamar Wanita di Facebook, Enam Bulan Tipu Suami

Yang saya tahu mereka beralasan untuk membeli peralatan motor," tutur Ramli.

Namun saat tuan rumah hendak melayani, orang tak dikenal yang menggunakan helm langsung menodongkan senjata api jenis pistol kearah HandokoTahu jiwanya terancam, Handoko langsung lari kedalam rumah dan menutup pintu.

"Rupanya, orang-orang yang mengenakan helm itu terus mengejar, dan memaksa memasuki rumah HandokoSampai-sampai kaca jendela rumah Handoko dipecahkannyaSedangkan Handoko sudah lari bersama keluarganya lewat pintu belakang," tutur Ramli lagi.

Saat itulah, sambung Ramli lagi, mendengar suara gaduh, Musadat keluar dari rumahnya dan menuju ke kediaman Handoko untuk cari tahu apa yang terjadi"Rasa ingin tahu Musadat ternyata berujung mautSaat itulah kawanan rampok yang berjaga-jaga diluar tanpa ba bi bu langsung menembakinyaMusadat pun meninggal," ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Negara Batin Iptu Maryadi  yang dikonfirmasi Radar Lampung (JPNN Group) membenarkan kejadian tersebutNamun ia enggan membeberkan kronologis.  "Yang jelas untuk menangani kasus tersebut Bapak Kapolres langsung memimpin olah tempat kejadian perkaraSekarang kami tengah mengumpulkan keterangan dari masyarakat dan korban, dan tim lain masih melakukan pengejaran, sesuai dengan data yang telah kami kumpulkan,"singkat Maryadi(ary)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rumah Juragan Emas Disatroni Rampok Bersenpi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler