Tumpengan Nasi Kuning di Titik Rawan Laka

Minggu, 11 Juli 2010 – 13:47 WIB
Polres Mojokerto mempunyai cara unik menurunkan angka kecelakaan di kawasan PacetMereka mengundang para tokoh dan warga sekitar untuk bancaan nasi kuning.

IMRON ARLADO, Mojokerto

HUJAN deras mengguyur kawasan pegunungan Pacet, Kabupaten Mojokerto, siang kemarin

BACA JUGA: Bandung Lagi Demam Sepeda

Jalan yang terjal dan curam, membuat susah bagi siapapun yang hendak lewat di kawasan itu
Para pengendara, banyak yang lebih memilih berteduh ke rumah warga untuk menghindari hal yang tak diinginkan

BACA JUGA: Cirebon Tuan Rumah Jambore ICSI

Sebuah kampung di jalur Mojokerto-Batu, Dusun/Desa Sendi, Kecamatan Pacet, terdapat sebuah masjid kecil
Beberapa mobil dan kendaraan roda dua nampak parkir di depannya

BACA JUGA: Dikira Tidur, Bapak Anak Tewas

Para pengendara ini bukan untuk menghindari guyuran hujanBukan pula untuk mampir menjalankan salat Jumat.

Namun mereka adalah para polisi, tokoh masyarakat, dan beberapa warga""Kita sengaja ke sini untuk bancaan nasi kuning agar kecelakaan di Pacet tidak ada lagi,"" kata Kapolres Mojokerto AKBP Prasetijo Utomo.

Ia menjelaskan, nasi kuning tersebut sebenarnya sebagai bentuk doa yang dipanjatkan kepada Yang Maha Esa agar memudahkan masyarakat Mojokerto yang melintas di kawasan ituDan bukan mempunyai maksud yang lain""Hanya sebagai doa agar tidak ada kecelakaan,"" ungkapnya.

Prasetijo mengatakan, kecelakaan di kawasan Pacet memang kerap terjadi dan menimbulkan korban yang sangat banyakTerakhir, sebuah Carry yang ditumpangi wisatawan sebanyak 11 orang, nyungsep dan menabrak sebuah rumah warga di Desa Sendi, PacetUntungnya, kecelakaan itu tak sampai merenggut nyawa.

Desa Sendi merupakan kampung yang berada di kaki gunung welirang dan mempunyai ketinggian 800 meter dari permukaan air lautSuhu di kawasan ini antara 21-30 derajat celcius.Untuk mencapai desa ini, tak hanya membutuhkan tenaga yang banyakNamun juga harus didukung dengan kendaraan yang baik pulaAlasannya, tanjakan disertai dengan belokan yang tajam berulang kali muncul di kawasan ini""Untuk itu, saya berharap agar masyarakat lebih waspadaKalau memang tidak menguasai medan di kawasan ini, saya harap masyarakat lebih hati-hati,"" imbuhnya.

Selain polisi, Kadishub Kabupaten Mojokerto Muhammad Zaini juga nampak hadir pada prosesi nasi kuningan di Desa Sendi tersebutIa mengatakan, ada 20 jalur di kawasan Pacet yang memang membutuhkan perhatian khusus.

Diantaranya adalah tepat di tanjakan Cangar, PacetDi kawasan itu, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan Dishub Provinsi Jatim untuk memasang rambu-rambu lalu lintas""Karena ini bukan jalur Kabupaten, maka yang bertanggungjawab bukan kamiTapi kami hanya berusaha mengkomunikasikannya dengan pihak Provinsi JatimUsai menggelar tumpengan, Kapolres dan jajarannya kemudian melakukan survei ke beberapa titik rawan kecelakaan di jalur Pacet(aj/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Satpol PP Kediri Tolak Senpi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler