Tunda Polwan Berjilbab, Kepemimpinan Sutarman Dipertanyakan

Kamis, 05 Desember 2013 – 07:14 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR, Raihan Iskandar mengatakan penundaan penggunaan jilbab bagi Polwan sebagaimana yang disampaikan Kapolri Jenderal (Pol) Sutarman merupakan ujian tersendiri bagi kepemimpinan Kapolri baru itu.

Pasalnya, kata Raihan Iskandar, sebelumnya Kapolri sudah membolehkan Polwan mengenakan jilbab, dalam waktu singkat langsung mengubah statemennya menjadi menundanya.

BACA JUGA: Soal Korupsi, Peringkat Indonesia Membaik

"Terhadap perubahan sikap tersebut, ini merupakan ujian tersendiri bagi karakter kepemimpinan dan manajemen Kapolri. Belum seumur jagung statemennya sudah berubah. Yang tadinya membolehkan jilbab bagi Polwan, tiba-tiba berubah menjadi menundanya,” kata Raihan Iskandar, di gedung DPR, Senayan Jakarta, Rabu (4/12).

Menurut Raihan, polisi harus berubah ke arah yang lebih baik dengan peningkatan ketaqwaan. Apalagi ini negeri yang jumlah muslimnya mayoritas terbesar di dunia. Polisi sebagai aparatur, lanjutnya, seharusnya mengayomi dan memberikan kenyamanan dan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang mayoritas muslim.

BACA JUGA: Ribka: Nasir Teriak Ayo Kita Keluar

“Menurut saya fleksibel saja lah. Memakai jilbab itu adalah kewajiban dalam agama dan hal ini sekaligus menjadi hak asasi warga Negara yang dilindungi oleh UUD NRI Tahun 1945," tegasnya.

Alasan penundaan seperti ketidakseragaman dan HAM menurut Raihan, sangatlah tidak sesuai dengan kondisi kekinian dan terkesan sangat teknis.

BACA JUGA: Samad: Di Banten itu Kejahatan Keluarga

"Masa sebuah keyakinan ditunda gara-gara persoalan teknis? Polisi seharusnya memahami hak-hak sipil seperti itu. Sangat diperlukan kebijakan yang arif dari Kapolri. Sekali lagi, karakter kepemimpinan dan manajemen beliau sebagai Kapolri yang baru benar-benar diuji,” imbuh Raihan. (fas/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Diundang Timwas Lagi, Boediono Pastikan tak Hadir


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler