Tunjangan Guru di Perbatasan Picu Kecemburuan

Selasa, 22 November 2011 – 20:02 WIB

JAKARTA - Kebijakan pemerintah pusat tentang tunjangan khusus bagi guru di wilayah perbatasan, ternyata juga justru menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan pengajar yang tak menerimanyaDi Nunukan, tunjangan itu malah memunculkan gejolak di daerah

BACA JUGA: Ajang Pembuktian Kecerdasan anak-anak Indonesia



"Di daerah, guru-guru pada demo semua
Makanya, kami datang untuk membawa aspirasi mereka, sekaligus menanyakan ke Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, red)

BACA JUGA: 3 Karya Siswa SMK Diusulkan Kantongi Hak Paten

Seperti apa mekanismenya, dan siapa saja yang pantas dapat," ujar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Nunukan (Kaltim), Damus Singa yang memimpin rombongan DPRD untuk bertemu pejabat di Kemendikbud, Selasa (22/11).

Dengan difasilitasi anggota Komisi X DPR, rombongan dari Kaltim itu disambut tiga staf di Kemendikbud
Menurut Damus, para guru tersebut mempertanyakan alasan tentang tunjangan yang sebagian besar hanya untuk guru SD dan SMP

BACA JUGA: HKI Buka Klinik Hak Cipta di LKS SMK

Sementara untuk guru SMA/SMK, hampir tidak ada yang mendapatkan tunjangan

Bahkan dari 424 orang guru SMA/SMK, hanya 2 orang yang diakomodir."Ini kan sama saja menimbulkan kecemburuan sosial," timpalnya.

Anggota DPRD Nunukan lainnya, Nasir, mengatakan, seharusnya 424 orang itu lolos dan mendapatkan tunjangan"Kami tidak tahu, alasannya apa sehingga bisa seperti iniMakanya mau kami tanyakan juga ke Dinas Pendidikan ProvinsiSeperti apa prosedurnya," terang Nasir.

Menanggapi keluhan itu, Hetifah meminta agar persoalan tersebut bisa dikomunikasikan dengan wilayah perbatasan lainnyaDiharapkan, masalah tunjangan tidak menimbulkan kecemburuan sosial yang lebih besar.

"Dan jangan lupa untuk selalu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan provinsiSilakan menyampaikan aspirasi dengan dukungan data yang akuratSaya sendiri merasa sangat tercerahkanSemoga koordinasi untuk menggiring ini bisa dilakukan secara berkelanjutan," katanya berharap(yes/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Produk Siswa Diharapkan Tembus Pasar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler