Tunjangan Guru Honorer SMA/SMK Bikin Pusing

Sabtu, 21 Januari 2017 – 01:42 WIB
Ilustrasi. Foto: JPNN

jpnn.com - jpnn.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan masih pusing memikirkan anggaran untuk tunjangan guru honorer SMA/SMK.

Peningkatan dana alokasi umum (DAU) pada 2017 ternyata hanya cukup untuk membayar gaji guru SMA/SMK yang berstatus aparatur sipil negara (ASN). Sedangkan tunjangan guru honorer belum diakomodasi oleh APBN.

BACA JUGA: Guru Honorer Rp 300 Ribu, PNS Minimal Rp 1,48 Juta

"Hal ini akan memberatkan APBD provinsi," kata staf ahli Komite IV DPD RI Suswinarno dalam acara rapat kerja daerah DPD RI dengan Pemprov Kalsel dan pemkab/pemko se-Kalsel, Kamis (19/1) kemarin.

DAU Kalsel pada 2017 meningkat menjadi Rp 1.040.629.371.000.

BACA JUGA: Terpaksa, Guru dan Pegawai Honor Dirumahkan

Tahun sebelumnya, DAU hanya Rp 779.517.545.000.

Peningkatan terjadi karena tujuh urusan berpindah kewenangannya dari kabupaten/kota ke provinsi.

BACA JUGA: SPP Bisa untuk Talangi Honor Guru Non-PNS SMA/SMK

Kesulitan anggaran itu juga diakui oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kalsel Mahdi Noor.

Menurutnya, DAU untuk Kalsel perlu ditambah. Dia meminta DPD bisa membantu mengajukan usulan tambahan DAU ke pusat.

"Dengan adanya pengalihan P3D (personel, pendanaan, prasarana dan sarana, serta dokumen), termasuk di bidang pendidikan, maka semakin banyak anggaran yang diperlukan," ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Kalsel Rudy Resnawan juga mengakui bahwa kurangnya DAU membuat nasib guru honorer hingga kini belum jelas.

"Saat ini belum ada kepastian. Kami masih mengutak-atiknya supaya lancar," paparnya. (ris/ma/dye)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sinyal tak Pakai Lagi Guru Honorer


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler