Turnamen Sepak Bola di Sukabumi Dibubarkan Satgas Covid-19

Senin, 05 Juli 2021 – 23:11 WIB
Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi, Jabar saat menertibkan spanduk dan atribut turnamen sepak bola karang taruna di Lapang/Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu yang memperebutkan piala Kades Buniwangi. Foto: Antara/Aditya Rohman

jpnn.com, SUKABUMI - Pertandingan sepak bola karang taruna yang diselenggarakan di Desa Buniwangi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (5/7), dibubarkan Satgas COVID-19 setempat.

Kepala Pengawasan Polres Sukabumi Ipda Suharyo di Sukabumi mengatakan kejuaraan sepak bola langsung dibubarkan setelah mendapat laporan adanya kegiatan olahraga memperebutkan piala Kepala Desa Bunwangi tersebut.

BACA JUGA: Bandar Narkoba Penusuk Polisi Ditembak Mati, Kapolda Sumsel Bilang Begini

"Berkat laporan warga tersebut kami langsung menuju lokasi untuk mengingatkan penyelenggara dan melakukan penutupan kejuaraan sepak bola tersebut sesuai dengan aturan tentang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat," kata Kepala Pengawasan Polres Sukabumi Ipda Suharyo di Sukabumi, Senin. 

Pantauan di lokasi, Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 dari Polres Sukabumi, Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi langsung mengamankan sejumlah spanduk dan atribut lainnya terkait kegiatan turnamen sepak bola tersebut di Lapang Buniwangi.

BACA JUGA: Kecelakaan Maut Honda Beat vs Scoopy di Praya Tengah, 2 Orang Tewas

Tidak hanya itu, petugas pun menutup sementara lapang sepak bola itu agar tidak digunakan warga selama penerapan PPKM darurat guna mengantisipasi terjadinya kerumunan warga yang bisa menyebabkan penyebaran COVID-19.

Menurutnya, tindakan tegas lainnya kepada penyelenggara turnamen tersebut bersama kepala desa untuk datang ke Mapolsek Palabuhanratu dan membuat pernyataan baik tertulis maupun dalam bentuk video terkait penutupan sementara kejuaraan sepak bola karang taruna itu, dan mengimbau kepada warganya agar disiplin menerapkan protokol kesehatan serta mematuhi aturan pelaksanaan PPKM darurat.

BACA JUGA: Satgas Covid-19 Depok Bergerak Cepat Periksa Lurah yang Gelar Pesta saat PPKM Darurat

"Kami pun sudah berkoordinasi dan memberikan imbauan kepada seluruh aparatur pemerintahan untuk bersama-sama melakukan pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, apalagi setelah dilaksanakannya PPKM darurat protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat," tambahnya.

Suharyo pun mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama ikut melakukan pencegahan penyebaran virus mematikan tersebut, agar pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga seluruh aktivitas bisa dilakukan kembali secara normal.

Sementara, Anggota Karang Taruna Desa Buniwangi Daung mengatakan dengan diterapkannya PPKM darurat ini tentu pihaknya harus mematuhi aturan dan menunda sementara pelaksanaan turnamen sepak bola yang memperebutkan piala Kades Buniwangi.

BACA JUGA: Bripka SP Ditangkap di Indekos, Kasusnya Bikin Malu Polri

Turnamen ini sebenarnya, sudah dilaksanakan sepekan lalu atau sebelum PPKM darurat diterapkan dan pihaknya berharap kejuaraan ini bisa kembali dilanjutkan jika status PPKM darurat dicabut. Tentunya dalam pelaksanaan kejuaraan ini menerapkan protokol kesehatan ketat agar terhindar dari penyebaran COVID-19.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler