Ucok Lobang, Betisnya 'Dilobangi' Polisi

Rabu, 31 Desember 2014 – 00:01 WIB
Ilustrasi begal. Foto: dokumen JPNN.com

jpnn.com, BATAM - Polresta Barelang berhasil meringkus belasan anggota geng motor yang juga pelaku perampokan dengan korban Yg, 15, di jalan raya depan Kampung Nanas Batamcenter, Minggu (28/12) dini hari lalu.

Masing-masing anggota geng motor ini di antaranya Ucok Lobang alias Ucok, 25, Ah, 13, My, 14, Rrh, 14, Isak Laalo, 24, Niko Ardianto Siahaan, 25, Willianda, 26, Yakob Djaha, 22 serta dua lainnya yang diduga sebagai saksi.

BACA JUGA: Warga Semarang Semoga Aman, Komplotan Begal Sadis Sudah Ditangkap

Ke-11 pelaku curat ini yang merupakan geng motor dari wilayah Batamcenter dibekuk setelah polisi terlebih dulu menembak betis Ucok Lobang alias Ucok. Ucok adalah yang juga ketua geng motor di kampung Nenas Batam Center ditembak Senin (29/12) malam.

Kapolresta Barelang AKBP Asep Safrudin menuturkan, pelaku kriminal ini dibekuk bermula dari laporan yang diterima pihak kepolisian Mapolsek Batamkota tentang kejadian curat yang menimpa Yg.

BACA JUGA: Polisi Sikat Geng Motor Sadis yang Kerap Beraksi di Muarojambi, Tuh Lihat

Yg, dipalak dan dikeroyok menggunakan senjata tajam. Sepeda motor dibawa kabur dan korban yang dikeroyok hingga sekarat dan menjalani perawatan di rumah Budi Kemulian Batam (RSBK).

"Sampai saat ini korban masih dirawat," ujar Asep di Mapolresta Barelang.

BACA JUGA: Terlibat Tawuran, 9 Anggota Geng Motor Enjoy Mabes Ditangkap Polisi

Menerima laporan itu, Asep langsung memanggil semua kapolsek sekota Batam untuk sama-sama melakukan pencharian terhadap para pelaku dan membasmi secara seluruh keberadaaan geng motor di Batam.

Kapolsek Batamkota Kompol Yoga Buanadipta Ilafi, yang menerima laporan curat itu langsung bergerak cepat menangkap para pelaku."Mulanya kami tangkap ketua geng motornya, tapi saat digrebek dia mencoba kabur dan melawan anggota makanya ditembak di bagian betis," kata Yoga yang mendamping Kapolresta.

Berdasarkan petunjuk Ucok, polisi bergerak cepat menangkap 11 tersangka lainnya di berbagai tempat yang berbeda."Ada yang di Kampung Nenas, Bengkong dan bukit Beruntung Seipanas," kata Yoga.

Dari tangan kelompok ini polisi menyita barang bukti tujuh unit sepeda motor bodong, 16 unit ponsel dari berbagai merek, satu helai baju kemeja milik korban, sebilah Sabit, tiga bilah parang, satu samurai, satu pisau lipat, satu sangkur, dua busur panah berserta sembilan mata panah yang terbuat dari besi serta dua tongkat kayu dan besi.

"Sepeda motor ini diduga motor curian, karena tak ada dokumen sama sekali, sementara senjata itu barang bukti untuk aksi kejahatan mereka," terang Asep.

Hasil pemeriksaan sementara geng motor ini mengaku baru sekali melakukan tindakan kriminal yakni curat terhadap Yg. Namun Asep tidak yakin dengan pengakuan tersebut.

Karena dilihat dari barang bukti dan latar belakang para pelaku ini diduga sudah kerap kali melakukan aksi kejahatan jalanan.

"Inilah yang akan kami dalami, bisa jadi masuk jaringan ranmor dan lainnya," ujar Asep lagi.

Kepada warga Batam yang merasa pernah menjadi keganasan anggota geng motor ini, Asep berharap agar segera melapor ke Mapolsek Batamkota.

Mengenai keberadaan geng motor tersebut, sambung Asep, diduga sudah berlangsung lama dan sudah banyak melakukan tindakan kriminal.  Geng motor itu tergolong salah satu geng motor terbesar dan tergorganisir di kota Batam. Karena geng motor itu beranggotakan lebih dari 25-an orang remaja putus sekolah dan memiliki bendera tersendiri. "Yang lainnya masih kami kejar," kata Asep.

Apapun alasan tutur Asep, keberadaan geng motor untuk kegiatan negatif akan ditinak tegas sampai ke akar-akarnya."Kami akan buruh sampai ke sarangnya, anggota sudah kami sebarkan. Orangtua tolong perhatikan gerak gerik anak diluar rumah dan diluar jam sekolah," tutur Asep lagi.

Karena jika kedapatan maka tidak ada ampun dan akan ditindak tegas karena memang sudah sangat meresahkan.

Pengungkapan anggota geng motor ini, menambah daftar nama geng motor kota Batam yang sudah berhasil diringkus polisi.

Sebelumnya polisi juga pernah meringkus geng motor yang kerap merampok, memalak dan membunuh pengguna jalan di kawasan Tiban sudah bekuk polisi Polsek Lubukbaja. Begitu juga geng motor wilayah Nongsa, juga sudah dibekuk kepolisian.

Ucok ketua geng motor menuturkan kalau geng motor tersebut sudah ada sejak enam bulan lalu. Tujuannya untuk melakukan aksi pemalakan di jalan raya demi mendapatkan uang.

"Hanya memalak saja pak, tapi kalau korban melawan kami keroyok," kata Ucok.

Atas perbuatan mereka itu, Ucok Cs akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman tujuh tahun penjara. (eja)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Begal Motor Bersamurai Beraksi, Polisi Gerak Cepat, Tak Ada Ampun


Redaktur : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler