Ulama Mesir Izinkan Umat Islam Pilih Pemimpin Nonmuslim

Senin, 13 Februari 2017 – 17:01 WIB
Zuhairi Misrawi. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com - jpnn.com - Isu tentang tentang larangan bagi umat Islam memimpin calon kepala daerah non-muslim semakin mengemuka akhir-akhir ini. Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahkan sudah mewanti-wanti agar umat Islam di tanah air memilih sesama muslim di pilkada.

Namun, intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Zuhairi Misrawi mengajak masyarakat khususnya di DKI Jakarta untuk membuka mata. Menurutnya, mestinya dalam mencari pemimpin bukan karena faktor agama.

BACA JUGA: Mayoritas Pengusul Hak Angket dari Komisi II

Zuhairi menegaskan, warga harus melihat kinerja, integritas dan program-program yang ditawarkan. “Karena kita memilih pelayan rakyat, bukan karena agama," katanya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (13/2).

Cendekiawan asal Madura itu lantas membandingkan kondisi Indonesia saat ini dengan Mesir. Menurutnya, ulama kondang di Mesir justru membolehkan umat Islam memilih pemimpin non-muslim.

BACA JUGA: MUI: Pernyataan Ahok Sangat Menyesatkan!

"Di Mesir membolehkan pemimpin gubernur dari nonmuslim. Itu dari fatwa ulama Mesir Al Azhar," ujar lulusan Departemen Akidah-Filsafat, Fakultas Ushuluddin di Universitas Al Azhar, Mesir itu.(cr2/JPG)

BACA JUGA: Politikus PPP: Tak Lucu Jakarta Punya Gubernur Terdakwa

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ah, Mustahil e-KTP Kamboja Dipakai Curangi Pilkada DKI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler