Ulama Papua Ungkap Alasan Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin

Senin, 18 Maret 2019 – 17:31 WIB
KH Ma'ruf Amin bersama kiai dan ulama dari berbagai daerah yang berkumpul di Jakarta, Minggu (17/3) petang. Foto: Tim KMA

jpnn.com, JAKARTA - Ulama sekaligus Ketua MUI Papua KH Saiful Islam memberikan dukungan kepada calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin.

Meski suaranya tersebut merupakan pribadi, dia meyakini dukungan itu sejalan dengan suara hati masyarakat Papua. Menurut Saiful, sebagian besar masyarakat Papua di desanya menginginkan Jokowi - Ma’ruf Amin memenangi Pilpres 2019.

BACA JUGA: Netizen Terpesona dengan Performa Maruf Amin dalam Debat Cawapres

Kiai Saiful menyampaikan hal ini saat doa dan zikir bersama para ulama dan habaib seluruh Indonesia di Jakarta, akhir pekan kemarin. “Banyak sekali alasannya. Salah satu yang utama, di masa Jokowi 50 persen lebih saham PT Freeport Indonesia bisa kembali ke Indonesia. Luar biasa, patut diapresiasi. Semoga Indonesia lebih maju,” katanya.

Saiful menambahkan, dia sudah lama kepincut dengan kinerja Jokowi yang memberi perbaikan nasib bagi rakyat Papua. “Warga Papua juga sangat merasakan kasih sayang Jokowi, Presiden Indonesia yang di satu periode mengunjungi Papua hingga sepuluh kali demi memastikan pembangunan infrastruktur berjalan lebih baik,” imbuhnya.

BACA JUGA: 3.000 Kepala Posko Bakal Ramaikan Apel Akbar Relawan 01

Dia juga menambahkan, isu kelompok yang menggerogoti Pancasila juga menjadi alasan dukungannya pada petahana. Dia menilai, Jokowi adalah salah satu pihak yang menegaskan bahwa ideologi negara ini tetap pancasila, sekalipun negara ini mayoritas penduduknya beragama Islam.

“Kalau Pancasila dihilangkan, mungkin Papua yang pertama akan meminta lepas dari Indonesia,” tegasnya. (*/adk/jpnn)

BACA JUGA: Erick Thohir: Fokus Pemenangan Jokowi - Maruf, TKN Tidak Membedakan Daerah

BACA ARTIKEL LAINNYA... Semalam Berdebat, Kiai Maruf Pagi Tadi Langsung Bersafari Semangati Nahdiyin


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler