UMK Karawang Tertinggi Secara Nasional, Bupati Cellica Ungkap Sebuah Harapan

Jumat, 09 Desember 2022 – 22:28 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. Foto: ANTARA/Istimewa

jpnn.com, KARAWANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Karawang 2023 telah ditetapkan sebesar Rp 5.176.178,07 dan merupakan yang tertinggi di Jawa Barat bahkan secara nasional.

Atas penetapan tersebut, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengaku bersyukur dan menyampaikan sejumlah harapan.

BACA JUGA: UMK Pontianak 2023 Naik, Lebih Tinggi dari UMP Kalbar

"Alhamdulillah, hasil aspirasi kaum buruh, rekomendasi Pemda dan keputusan Pemprov Jabar, Karawang ditetapkan menjadi daerah dengan UMK Tertinggi secara nasional," kata Bupati Celicca melalui keterangan yang diterima, Jumat (9/12).

Dia berharap penetapan UMK Karawang tersebut dapat sejalan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja.

BACA JUGA: UMK 35 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jateng, Berikut Perinciannya

Apalagi, Karawang telah ditetapkan sebagai kawasan industri nasional sejak 2003 dan sampai saat ini dengan mayoritas investasi padat modal dan teknologi.

"Ke depan kami berencana melakukan MoU dengan industri kecil menengah dan UMKM untuk menyuplai kebutuhan industri besar agar ada serapan kerja dari berbagai bidang industri," ujarnya.

BACA JUGA: UMP 2023 Ditetapkan, Provinsi Mana yang Tertinggi dan Terendah? Ini Daftarnya

Pemkab Karawang, kata Cellica, juga terus memaksimalkan lowongan kerja yang bisa diakses secara online dengan aplikasi loker online dengan harapan memangkas praktik percaloan.

"Harapan kami industri yang ada di Karawang memiliki dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Karawang," kata wanita yang pernah menjadi wakil bupati termuda di Indonesia.

Cellica juga menyampaikan Pemkab Karawang mengelontorkan anggaran tidak sedikit untuk pelatihan calon tenaga kerja.

"Di Balai Latihan Kerja, anak-anak lulus sekolah kami latih skill-nya agar ada kesesuaian link and match antara kebutuhan dan permintaan tenaga kerja dari industri," terangnya.

Pemkab Karawang juga terus memperbanyak jalinan kerja sama serta memfasilitasi sekolah-sekolah, baik SMK negeri maupun swasta agar lulusannya bisa langsung diserap oleh pabrik-pabrik di Karawang.

"Kami terus berupaya agar anak-anak Karawang bisa bekerja di daerahnya sendiri," harap Bupati Cellica.

Menurutnya, program peningkatan kapasitas dan link and match menjadi ujung tombak agar angkatan kerja dan serapan kerja terus meningkat.

"Namun tentunya pelatihan menjadi pengusaha kami juga terus berupaya agar keahlian mereka justru bisa menjadikan lapang kerja bagi orang lain," imbuhnya. (mar1/jpnn)


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler