Universitas Airlangga Menerapkan Blended Learning di Perkuliahan Semester Gasal 2020

Senin, 21 September 2020 – 23:13 WIB
Universitas Airlangga Surabaya. Foto: dok. UNAIR

jpnn.com, SURABAYA - Universitas Airlangga kembali melaksanakan kegiatan perkuliahan di semester gasal tahun akademik 2020/2021 yang dimulai di awal September lalu.

Semester sebelumnya, UNAIR menerapkan kuliah dalam jaringan (daring) akibat adanya pandemi Covid-19. proses kegiatan perkuliahan seluruhnya dilaksanakan secara virtual untuk mencegah penularan virus Covid-19.

BACA JUGA: Pesan Menyejukkan dari Menko Airlangga untuk Mahasiswa dan Mahasiswi Baru Unair

Dalam pelaksanaannya, tentunya perkuliahan daring memiliki kekurangan dan kelebihan, karena dirasa dilakukan mendadak karena adanya pandemi, sehingga perlu dilakukan evaluasi.

Dari hasil evaluasinya, UNAIR menerapkan metode blended learning untuk pelaksanaan perkuliahan semester gasal 2020/2021.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Risma Datang dan Berteriak, Arief Poyuono Terdepak, Cerita tentang Laeli Pelaku Kasus Mutilasi

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Airlangga Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih menyampaikan, UNAIR akan melaksanakan Blended Learning dalam perkuliahan semester gasal, dengan beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh fakultas dalam menyelenggarakannya.

"UNAIR akan menerapkan blended learning sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru dalam proses kegiatan perkuliahan, jadi nantinya mahasiswa ada yang akan kuliah di kampus ada juga yang online, karena kita tidak bisa terus-terusan di rumah," ujar Prof. Ni Nyoman

BACA JUGA: Rasa Bangga & Pujian Bang Saleh untuk Sukses UNAIR Racik Obat Covid-19

Blended Learning dilaksanakan karena beberapa proses pembelajaran yang mengharuskan dilakukan secara tatap muka dan secara evaluasi jika dilakukan secara daring tidak berjalan maksimal.

Terutama bagi program studi yang memiliki perkuliahan praktek. Oleh karena itu UNAIR melakukan blended learning di mana proses perkuliahan akan dilaksanakan kombinasi secara daring maupun luring.

"Dalam menerapkan blended learning UNAIR telah mempersiapkan segala sesuatunya, terutama dalam menerapkan protokol kesehatan, 2 bulan sebelumnya setiap fakultas telah presentasi tentang kesiapan masing-masing dalam melaksanakan perkuliah disemester gasal" jelas Prof. Ni Nyoman.

"Fakultas yang telah memiliki kesiapan dalam menerapkan protokol kesehatan, serta mengatur kebutuhan dari masing-masing fakultas dalam proses pelaksanaan kegiatan perkuliahan, bisa menerapkan blended learning" lanjut Prof. Ni Nyoman.

UNAIR juga akan tetap melakukan monitoring dan evaluasi dalam pelaksanaan blended learning, karena UNAIR ingin dalam pelaksanaan perkuliahan bisa berjalan dengan maksimal, tetapi tetap aman dari Covid-19.

"Harapannya dengan pembelajaran secara blended mahasiswa tetap bisa mencapai standard kompetensi yang telah di tentukan dan ketika lulus bisa memenuhi standar seperti lulusan sebelum adanya Covid-19" tutup Prof. Ni Nyoman. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler