Upss! Capim KPK Nawawi Ungkap Rahasia Nasir Djamil PKS

Rabu, 11 September 2019 – 20:44 WIB
Capim KPK Nawawi Pomolango mengikuti uji kepatutan dan kelayakan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/9). Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) Nawawi Pamolango, bisa dibilang pemberani. Pasalnya, hakim karir itu berani mengungkap rahasia Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil, saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan Capim KPK di Komisi III DPR, Rabu (11/9).

Nawawi dengan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu pun sempat terlibat perdebatan dalam forum yang terbuka untuk umum tersebut. Sebab, Nasir menyanggah persoalan rahasia yang diungkap mantan Ketua PN Jakarta Timur itu.

BACA JUGA: PP GMKI Desak DPR Pilih Capim KPK yang Berintegritas dan Profesional

"Sosok beliau ini (Nasir-red) saya kenal malah bukan sebagai anggota dewan. Waktu itu saat saya menjabat sebagai ketua PN Jaktim, datang sepucuk surat permohonan agar dikeluarkan surat keterangan secepatnya karena ada rekan beliau yang mau jadi bupati atau wali kota di mana itu," tutur Nawawi.

Nasir yang disebut Nawawi pun lantas menyanggahnya. "Bukan Nasir ini, Nasir lain itu," tukasnya.

BACA JUGA: Di Depan Komisi III, Capim Ini Blak-blakan Mengkritik KPK

"Ah bapak itu. Sampai sekarang masih ada di saya surat itu," kata Nawawi, mencoba meyakinkan penjelasannya.

"Saya tidak pernah maju walkot atau bupati," tegas legislator asal Aceh tersebut.

BACA JUGA: Desmond Gerindra: Pansel Capim KPK Pemuas Siapa?

"Enggak. Ada rekan bapak yang mau jadi wali kota atau bupati dari mana itu, minta surat keterangan bersih dari Jakarta Timur. Kebetulan ke saya. Nah ini saya baca dari anggota Komisi Tiga, kabulkan saja begitu," tutur Nawawi. Anggota dewan lain maupun pengunjung sidang, terbahak.

"Kalau saya terpilih kalau saya RDP di sini saya bawa surat itu ke sini. Masih ada itu," timpal Nawawi.

Nasir pun meminta Hakim Utama Muda di Pengadilan Tinggi Denpasar, Bali tersebut menyerahkan surat rekomendasi dimaksud. Sebab, dia masih kebingungan siapa calon wali kota atau bupati yang disebut Nawawi. "Insyaallah saya cari yang mulia," jawab Nawawi. (fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler