USD Sudah Rp 15 Ribu, tetapi Cadangan Devisa Menanjak, Konon Utang Negara Aman

Kamis, 07 Juli 2022 – 13:46 WIB
Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa cadangan devisa Indonesia meningkat pada Juni 2022. Foto: dok. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa cadangan devisa Indonesia meningkat pada Juni 2022.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono cadangan devisa Indonesia Mei 2022 yang sebesar USD 135,6 miliar dan pada Juni menjadi USD 136,4 miliar.

BACA JUGA: USD Tembus Rp 15 Ribu, tetapi Sri Mulyani Punya Kabar Baik, Alhamdulillah

Menurut Erwin, peningkatan posisi cadangan devisa pada Juni 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerbitan obligasi global atau global bond pemerintah, serta penerimaan pajak dan jasa.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang negara, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

BACA JUGA: USD Tembus Rp 15.000, Indonesia Harus Mempersiapkan Diri

"BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," ungkap Erwin dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (7/7).

BI memandang ke depan cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.

BACA JUGA: Sri Lanka Bangkrut, Ada Jebakan Utang Manghantui

Pemerintah sukses menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) dalam valuta asing (global bond) berdenominasi yen Jepang (Samurai Bonds) untuk pertama kalinya pada 2022 pada 2 Juni.

Penerbitan dilakukan di tengah kondisi pasar keuangan yang masih volatil atas dampak dari kenaikan suku bunga dan pengetatan kebijakan moneter global serta meningkatnya ketegangan geopolitik.

Penerbitan Samurai Bonds ini juga berhasil mencetak benchmark size sebesar 81 miliar yen Jepang yang kedelapan kalinya sejak 2015. Pada penerbitan kali ini terdapat empat seri yang diterbitkan yaitu RIJPY0625, RIJPY0627, RIJPY0629, RIJPY0632.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kondisi terkini perekonomian Indonesia.

Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih dalam keadaan cukup baik meskipun nilai tukar rupiah sudah menyentuh angka Rp 15 ribu per USD.

“Situasi dunia masih akan dinamis. Namun, dari sisi neraca pembayaran Indonesia, transaksi berjalannya cukup baik,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers virtual, Rabu (6/7). (antara/mcr10/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
USD   Utang   Utang Negara   Cadangan Devisa   Ekonomi   BI  

Terpopuler