Usut Penemuan Mayat Perempuan di Tumpukan Sampah, Polisi Periksa 13 Saksi

Selasa, 20 September 2022 – 00:48 WIB
Kapolres Manokwari, AKBP Parasian H Gultom. (ANTARA/Rachmat Julaini)

jpnn.com, MANOKWARI - Polisi masih mengusut kasus penemuan mayat perempuan berinisial AS yang ditemukan tewas di tumpukan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kelurahan Arfai, Distrik Manokwari Selatan, Senin (12/9) lalu.

Kapolres Manokwari AKBP Parasian Herman Gultom mengatakan pihaknya memeriksa 13 orang saksi untuk mengetahui penyebab kematian korban.

BACA JUGA: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan PNS Pemkot Semarang

Selain itu, berdasar hasil visum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari, terdapat tanda-tanda kekerasan di bagian kepala dan wajah pada mayat perempuan tersebut.

"Sebanyak 13 saksi yang kami mintai keterangan itu antara lain suami, ibu dan saudara-saudara korban. Kemungkinan saksi nanti masih bisa bertambah," ujar dia dikutip dari Antara, Senin (19/9).

BACA JUGA: Bagian Tubuh Mayat yang Terbakar di Semarang Hilang, Korban Mutilasi?

Parasian mengatakan pihaknya belum bisa menyimpulkan apakah mayat tersebut merupakan korban pembunuhan berencana atau bukan. Dia menyebut hal itu lantaran tidak terbukanya para saksi dalam pemeriksaan.

Selain tidak terbukanya saksi dalam pemeriksaan, kamera pengawas yang terpasang juga sulit menggambarkan keadaan di sekitar penemuan mayat korban lantaran minim cahaya.

BACA JUGA: Kombes Iqbal Alqudusy Bilang Begini soal Mayat Tanpa Kepala di Semarang, Ada Petunjuk

Untuk memastikan lebih jauh kasus tersebut, penyidik Polres Manokwari telah berangkat ke Jakarta untuk mengidentifikasi salah satu bukti berupa batu yang ditemukan bercak darah pada permukaannya.

Kapolres mengatakan pihak keluarga korban sudah mempercayakan kasus ini ditangani Polres Manokwari.

Hasil visum RSUD Manokwari mencatat setidaknya ada 13 luka pada korban, delapan di antaranya berada di bagian kepala dan lima lainnya berada di bagian kaki dan badan.

Korban diperkirakan meninggal pukul 05.00 WIT pagi atau tiga jam sebelum ditemukan warga. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mayat Pria Mengapung di Sungai, Benda di Tangannya Bikin Geger


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler