Vaksin Meningitis Tak Ada Unsur Babi

Selasa, 05 Mei 2009 – 11:48 WIB
NUSA DUA- Departemen Kesehatan memastikan, vaksinasi meningitis tidak mengandung unsur babiPara jemaah haji Indonesia, diharapkan tidak mengkhawatirkan hal tersebut.

Prof Dr Tjandra Yoga Adhitama, direktur jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL), mengungkapkan, pemeriksaan terhadap vaksin meningitis tersebut sudah dilakukan.

Menurutnya, vaksin meningitis yang diberikan kepada calon jemaah haji Indonesia adalah vaksin meningitis “Mencevax ACWY”.

Vaksin ini di dalam proses pembuatannya menggunakan kultur media yang bebas binatang, termasuk bebas dari material bovine (sapi) dan porcine (babi)

BACA JUGA: Aparat Harus Tegakkan Integritas Moral

“Jadi vaksin meningitis yang digunakan jemaah haji Indonesia tidak mengandung unsur babi,” katanya.

Vaksin tersebut selain digunakan jemaah haji Indonesia juga telah digunakan oleh negara-negara yang mengirimkan jemaah haji
Bahkan digunakan oleh pemerintah Saudi Arabia, Iran, Nigeria, Yaman, Malaysia, Philiphina, Singapura, Pakistan Banglades, Ghana, India, Kazakstan, Kuwait, Libanon dan masih banyak lagi.

Peraturan yang mewajibkan jemaah haji atau umrah mendapatkan vaksinasi meningitis adalah Pemerintah Arab Saudi melalui Nota Diplomatik Dubes Arabia di Jakarta No

BACA JUGA: Sekarang, Rani Juliani Simpanan Polisi

BACA JUGA: Antasari Ditahan di Sel Narkoba

211/94/71/577 tanggal 1 Juni 2006 dan International Health Regulation 2005.

Dalam Nota Diplomatik disebutkan bahwa setiap jemaah haji, tenaga kerja dan umroh harus mendapat imunisasi meningitis terlebih dahulu untuk mendapatkan visa.(lev/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tunggu Surat dari Polda


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler