Vaksinasi Gotong Royong Bukan demi Untung, Sebaiknya Kimia Farma Berjalan Terus

Senin, 12 Juli 2021 – 17:31 WIB
Ketua Umum ALMISBAT Hendrik Sirait. Foto: dokumen pribadi for JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (ALMISBAT) Hendrik D Sirait menyesalkan keputusan PT Kimia Farma menunda program Vaksinasi Gotong Royong.

Menurut Hendrik, tidak ada cukup alasan bagi BUMN farmasi itu menunda vaksinasi berbayar tersebut.

BACA JUGA: Kimia Farma Mohon Maaf, Vaksinasi Gotong Royong Individu Ditunda, Ini Alasannya 

"Vaksinasi Gotong Royong seharusnya segera dilaksanakan sesegera mungkin, terutama untuk mempercepat herd immunity (kekebalan komunal, red) dalam rangka mengatasi perluasan paparan Covid-19 di masyarakat," ujar Hendrik melalui layanan pesan, Senin (12/7).

Mantan wartawan itu menjelaskan program Vaksinasi Gotong Royong akan menggunakan produk Sinopharm. Menurutnya, vaksin itu berbeda dengan yang dipakai untuk program vaksinasi gratis yang telah dijalankan pemerintah selama ini.

BACA JUGA: Penjelasan Menkes soal Vaksinasi Covid-19 Berbayar, Oalah...

Kalaupun Kimia Farma memperoleh keuntungan dari Vaksinasi Gotong Royong, Hendrik menganggapnya sebagai hal wajar. Namun, dia menganggap keuntungan itu bukanlah hasil akal-akalan pada masa bencana.

Hendrik menegaskan tarif layanan Vaksinasi Gotong Royong telah ditetapkan dengan keputusan menteri kesehatan.

BACA JUGA: Kimia Farma Siapkan 7,5 Juta Dosis Shinoparm untuk Vaksin Gotong Royong 

“Keuntungan itu justru bisa digunakan untuk mendukung program mengatasi pandemi Covid-19, bahkan menambah kuota vaksin yang akan digunakan bagi masyarakat," tuturnya.

Menurut Hendrik, upaya mengatasi pandemi memerlukan kerja sama semua pihak. Oleh karena itu, aktivis mahasiswa era 1998 tersebut mengapresiasi keinginan berbagai perusahaan maupun individu berpartisipasi dalam Vaksinasi Gotong Royong.

"Intinya, Vaksinasi Gotong Royong perlu dilakukan sebagai langkah kongkret sinergisitas warga negara dan BUMN dalam mewujudkan gerakan sosial memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Hendrik.

Sebelumnya Corporate Secretary Kimia Farma Ganti Winarno Putro mengumumkan penundaan jadwal pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Individu yang semula akan dimulai pada 12 Juli 2021.

"Kami tunda hingga pemberitahuan selanjutnya," ujarnya.(ara/jpnn)

 

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tolak Jenderal Myanmar di KTT ASEAN, Almisbat Gelar Aksi, Tiga Aktivisnya Berurusan dengan Polisi


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler