Video Maladewa Tersebar, Ical Disarankan Mundur Dari Capres

Minggu, 23 Maret 2014 – 21:58 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Guru Besar ilmu politik Universitas Indonesia, Profesor Maswadi Rauf menyarankan calon presiden Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mundur dari posisinya sebagai Capres.

Saran tersebut disampaikan Maswadi menyusul beredarnya video plesiran Ketua Umum dan Ketua DPP Golkar Aburizal Bakrie dan Aziz Syamsuddin bersama dua wanita yang bukan muhrimnya ke Pulau Maladewa.

BACA JUGA: Sepekan Kampanye, Massa PKPI Paling Banyak Ditilang

"Saya anjurkan Aburizal Bakrie tetap jadi pengusaha dan mengurungkan niatnya untuk menjadi calon presiden jika masih mempertahankan perilaku seperti itu," kata Maswadi Rauf, saat dihubungi wartawan, Minggu (23/3).

Kalau jadi pengusaha lanjutnya, tidak akan ada yang peduli dengan gaya hidupnya. "Termasuk kalau ada dugaan prilaku sosial menyimpang, secara relatif tidak akan dicermati publik," tegas Maswadi.

BACA JUGA: Suryadharma Ali Pertimbangkan Jadi Cawapres Prabowo

Kalau Aburizal terus memaksakan diri jadi Capres, menurut Maswadi, dia memaksa masyarakat membangun  persepsi negatif publik terhadap Golkar. "Begitu juga Aziz Syamsuddin yang saat ini menjadi anggota Dewan Terhormat. Sebaiknya juga mundur," saran dia.

Maswadi mengingatkan, video tersebut akan digunakan lawan-lawan politik Partai Golkar. Ical akan digambarkan sebagai orang yang tidak bermoral luhur. Padahal negara ini membutuhkan pemimpin yang berbudi luhur. "Di Amerika Serikat saja, hal seperti ini sensitif dan bisa mempengaruhi perjalanan karier seorang pemimpin," tegasnya. (fas/jpnn)

BACA JUGA: Tegaskan Konsistensi PKB Kawal Aswaja demi NKRI

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelesiran dengan Bukan Muhrim, Ical Bakal Disanksi Masyarakat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler