Waduhh.. Berat, PNS Guru Diajak Berpolitik

Rabu, 02 Desember 2015 – 09:58 WIB
Ilustrasi Guru/ Dok JPNN

jpnn.com - GORONTALO- Sejumlah guru yang diberangkatkan ke Manado menjadi bahan omongan. Kabarnya, mereka sengaja dikumpulkan di Manado agar bisa dipertemukan dengan salah satu pasangan calon. 

Data yang dihimpun Radar Gorontalo (grup JPNN), keberangkatan para guru ini ternyata diduga atas perintah salah satu oknum pejabat di Kabupaten Gorontalo.  Perintah berangkat bagi para "Umar Bakrie' ini menjadi pembicaraan sejak siang kemarin di Limboto.  

BACA JUGA: Rumah Ini Rata Dengan Tanah dalam Sekejap Gara-gara Puting Beliung

Isu beredar, para guru diperintahkan ke Manado dalam rangka penutupan kegiatan mobile education yang dilaksanakan di empat wilayah kecamatan, namun penutupannya rencana akan dilakukan di Manado. 

"Kami mendapat laporan, dan berharap agar ASN  tidak berpolitik, sekalipun punya hak memilih, apalagi sampai harus memobilisasi kalangan guru untuk mendukung salah satu paslon,' ujar Helmy Hippy ketua LSM Payulimo. 

BACA JUGA: Miriss.. Dua Anak Usia SMP Berani Curi Motor

Menanggapi masalah ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo Titian Pauweni mengakui ada para guru yang berangkat ke Manado, namun dia menampik jiak itu dilakukan untuk urusan politik. 

"Betul, ada guru yang berangkat ke Manado. Tapi bukan mengikuti kegiatan penutupan mobile education, karena acara tersebut telah selesai dan telah ditutup di SMK 1 Limboto kemarin," tegasnya. 

BACA JUGA: Listrik Masih Byar Pet, PLN Mana Janjimu?

Keberangkatan para guru ke Manado katanya sebagai bentuk dukungan terhadap pencalonan mantan bupati David Bobihoe yang sedang bertarung di Sulut.

"Para guru ini berangkat, karena memiliki sanak saudara di Manado (Sulut), tujuannya juga bukan hanya menado, tapi daerah di Sulut. Dan bukan untuk dipertemukan dengan salah satu pasangan calon pilkada,'" elak Titian. 

Diakuinya ribut ribut soal keberangkatan guru ini sudah sejak Senin (30/110) siang kemarin. "Sehingga itu saya langsung mencegah, dan membatalkan para guru untuk tidak pergi ke Manado,'" imbuhnya. (RG-31/dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jika Terbukti Balapan dengan Ferrari, Sopir Lamborghini Maut Terancam 12 Tahun


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler