Wah, Besar Banget Kerugian Garuda gara-gara Kabut Asap, Ini Angkanya

Jumat, 23 Oktober 2015 – 14:50 WIB
Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo menjelaskan kerugian perseroan dari gangguan asap. FOTO Yessy Artada/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - PT Garuda Indonesia mengalami kerugian mencapai USD 8 juta atau sekitar Rp 104 miliar (kurs Rp13.000 per USD) akibat kabut asap yang terjadi Sumatera dan Kalimantan. Kerugian tersebut dialami perseroan dalam rentang waktu selama dua terakhir.

"Rugi akibat asap sekitar USD8 juta, itu bulan Agustus-September saja," ujar Direktur Utama PT Garuda Indonesia Arief Wibowo di kantornya, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (23/10).  

BACA JUGA: Pasar Penthouse di Surabaya Masih Besar

Kerugian tersebut lantaran ratusan jadwal penerbangan yang terpaksa harus dibatalkan maupun karena delay, serta kompensasi yang harus dikeluarkan perseroan.

Adapun penumpang yang tidak jadi terbang serta kompensasi yang sudah dikeluarkan sekitar USD6 juta. Sementara sisanya USD2 juta berupa biaya katering serta biaya awak kabin dan lain-lainnya.

BACA JUGA: Bismillah, Masyarakat Bawah Bakal Semakin Mudah Punya Rumah

"USD6 juta itu dari penumpang-penumpang, cost lainnya yang kami tanggung. Jadi kami ada kehilangan opportunity cost of revenue selama Agustus-September sekitar USD8 juta," papar mantan dirut Citilink ini. (chi/jpnn)

 

BACA JUGA: Realisasi Investasi Meningkat, Ini Data BKPM

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2015, Ini Proyeksi World Bank


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler